Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

DAERAH · 20 Jul 2026 19:07 WIB

Warga Pingaran Ilir Khawatir Akses Terputus & Tiang Listrik Ikut Terdampak akibat Jalan Tepi Sungai Longsor


 Warga Pingaran Ilir Khawatir Akses Terputus & Tiang Listrik Ikut Terdampak akibat Jalan Tepi Sungai Longsor Perbesar

Ricek.ID – Dalam beberapa hari terakhir, ruas jalan di tepi sungai yang berada di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar mengalami longsor secara bertahap. Akibat gerusan arus sungai, sebagian badan jalan ambles hingga menyisakan sekitar separuh dari lebar semula, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak Jumat lalu dan terus mengalami perkembangan. Amblesnya tanah di sisi jalan menyebabkan paving yang baru dipasang ikut runtuh ke lereng sungai, memaksa pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi lokasi.

Salah seorang warga, Faisal, mengatakan longsor terjadi sedikit demi sedikit, namun dampaknya kini sudah cukup parah.

“Mulai hari Jumat lalu. Longsornya sedikit demi sedikit, tapi sekarang kondisinya sudah seperti ini. Jalan tinggal separuh,” ujarnya.

Ironisnya, menurut Faisal, ruas jalan tersebut baru selesai diperbaiki sekitar dua bulan yang lalu.

“Baru diperbaiki dan selesainya sekitar dua bulan lalu,” katanya.

Tak hanya mengancam badan jalan, gerusan tanah juga sudah mendekati tiang listrik dan gardu trafo yang berada di sisi jalan. Kondisi itu membuat warga khawatir longsor akan terus meluas dan mengganggu jaringan kelistrikan, bahkan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami khawatir longsornya bakal bertambah parah. Sekarang sudah nyaris sampai ke tiang listrik,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan permanen dengan membangun pengaman tebing atau siring di sepanjang aliran sungai agar abrasi tidak terus menggerus badan jalan.

“Harapan kami pemerintah segera mengantisipasi dengan membangun siring pembatas di sepanjang aliran sungai, supaya jalan ini tidak terus longsor dan akses masyarakat tetap aman,” pungkas Faisal.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak, DP3AKB Bersama PKK Provinsi Kalsel Gelar Sosialisasi CEPAK

21 Juli 2026 - 06:36 WIB

Melalui Kuliner & Digitalisasi Masyarakat Kalsel, Festival Kuliner Banua 2026 Perkuat Ekonomi Kerakyatan

21 Juli 2026 - 06:33 WIB

Buka Kejurda Pelajar Banjar 2026, Pemkab Jaring Bibit Atlet Berprestasi

21 Juli 2026 - 06:30 WIB

Rapat Persiapan HUT RI ke-81 & Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Target Laksanakan 500 Event Melibatkan Masyarakat

21 Juli 2026 - 06:28 WIB

Perkuat Sinergi dengan Warga Banjar di Malaysia, Prodi Teknologi Hasil Perikanan ULM Gelar PKM Internasional

21 Juli 2026 - 05:45 WIB

Masuki Semester II 2026, Bupati Banjar Minta SKPD Perkuat Sinergi Percepat Pencapaian Target Pembangunan

20 Juli 2026 - 19:18 WIB

Trending di ADVERTORIAL