Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 20 Jul 2026 19:12 WIB

Intensif Awasi Harga Pangan, Pemprov Kalsel Siapkan Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Komoditas


 Intensif Awasi Harga Pangan, Pemprov Kalsel Siapkan Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Komoditas Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok di pasaran sebagai langkah menjaga stabilitas inflasi daerah. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pelaksanaan pasar murah apabila diperlukan untuk mengendalikan harga sejumlah komoditas strategis.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual di Command Center Banjarbaru pada Senin (20/7/2026).

Eddy menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan pada minggu ketiga Juli yang dipaparkan dalam rapat, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah. Namun, kondisi di Kalimantan Selatan masih relatif terkendali.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali mengikuti rapat pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri. Dari pemantauan minggu ketiga Juli memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Namun di Kalimantan Selatan, harga telur ayam ras, cabai rawit, dan minyak goreng kita tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Harganya masih berada di bawah harga acuan penjualan,” ujarnya.

Meski demikian, Eddy menegaskan pemerintah daerah tidak akan lengah dan tetap melakukan pengawasan secara rutin di pasar-pasar agar harga kebutuhan pokok tetap sesuai ketentuan.

“Kita berharap kondisi ini tetap terjaga. Walaupun demikian, pengawasan di pasar-pasar harus terus dilakukan agar harga minyak goreng tidak melampaui harga eceran tertinggi, begitu juga harga cabai dan komoditas lainnya tidak melebihi harga acuan penjualan yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gejolak harga, Pemprov Kalsel juga menyiapkan intervensi pasar melalui kegiatan pasar murah yang akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Untuk pasar murah nantinya akan dilaksanakan oleh dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perdagangan. Mereka akan memantau titik-titik yang memerlukan pelaksanaan pasar murah, terutama sebagai bentuk intervensi pasar agar tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan,” katanya.

Eddy berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga stabilitas harga pangan sehingga daya beli masyarakat tetap terpelihara dan inflasi di Kalimantan Selatan tetap terkendali.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak, DP3AKB Bersama PKK Provinsi Kalsel Gelar Sosialisasi CEPAK

21 Juli 2026 - 06:36 WIB

Melalui Kuliner & Digitalisasi Masyarakat Kalsel, Festival Kuliner Banua 2026 Perkuat Ekonomi Kerakyatan

21 Juli 2026 - 06:33 WIB

Buka Kejurda Pelajar Banjar 2026, Pemkab Jaring Bibit Atlet Berprestasi

21 Juli 2026 - 06:30 WIB

Rapat Persiapan HUT RI ke-81 & Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Target Laksanakan 500 Event Melibatkan Masyarakat

21 Juli 2026 - 06:28 WIB

Perkuat Sinergi dengan Warga Banjar di Malaysia, Prodi Teknologi Hasil Perikanan ULM Gelar PKM Internasional

21 Juli 2026 - 05:45 WIB

Masuki Semester II 2026, Bupati Banjar Minta SKPD Perkuat Sinergi Percepat Pencapaian Target Pembangunan

20 Juli 2026 - 19:18 WIB

Trending di ADVERTORIAL