Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 20 Jul 2026 19:12 WIB

Intensif Awasi Harga Pangan, Pemprov Kalsel Siapkan Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Komoditas


 Intensif Awasi Harga Pangan, Pemprov Kalsel Siapkan Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Komoditas Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok di pasaran sebagai langkah menjaga stabilitas inflasi daerah. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pelaksanaan pasar murah apabila diperlukan untuk mengendalikan harga sejumlah komoditas strategis.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual di Command Center Banjarbaru pada Senin (20/7/2026).

Eddy menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan pada minggu ketiga Juli yang dipaparkan dalam rapat, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah. Namun, kondisi di Kalimantan Selatan masih relatif terkendali.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali mengikuti rapat pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri. Dari pemantauan minggu ketiga Juli memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Namun di Kalimantan Selatan, harga telur ayam ras, cabai rawit, dan minyak goreng kita tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Harganya masih berada di bawah harga acuan penjualan,” ujarnya.

Meski demikian, Eddy menegaskan pemerintah daerah tidak akan lengah dan tetap melakukan pengawasan secara rutin di pasar-pasar agar harga kebutuhan pokok tetap sesuai ketentuan.

“Kita berharap kondisi ini tetap terjaga. Walaupun demikian, pengawasan di pasar-pasar harus terus dilakukan agar harga minyak goreng tidak melampaui harga eceran tertinggi, begitu juga harga cabai dan komoditas lainnya tidak melebihi harga acuan penjualan yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gejolak harga, Pemprov Kalsel juga menyiapkan intervensi pasar melalui kegiatan pasar murah yang akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Untuk pasar murah nantinya akan dilaksanakan oleh dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perdagangan. Mereka akan memantau titik-titik yang memerlukan pelaksanaan pasar murah, terutama sebagai bentuk intervensi pasar agar tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan,” katanya.

Eddy berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga stabilitas harga pangan sehingga daya beli masyarakat tetap terpelihara dan inflasi di Kalimantan Selatan tetap terkendali.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trending di ADVERTORIAL