Ricek.ID – Mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat merupakan salah satu upaya pemulihan pascabencana selain perbaikan infrastruktur. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar Sosialisasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana Tahun 2026 di Desa Sungai Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk pada Kamis (23/7/2026)
Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta ini menghadirkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat untuk memperoleh pembekalan mengenai langkah-langkah membangun kembali perekonomian setelah terdampak bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Azhar Alamsyah, menegaskan penanganan bencana tidak berakhir ketika masa tanggap darurat selesai. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat untuk kembali bangkit dan mandiri secara ekonomi.
“Kabupaten Banjar memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, angin puting beliung hingga kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memutus mata pencaharian masyarakat. Karena itu, pemulihan ekonomi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.
Azhar menjelaskan melalui sosialisasi tersebut masyarakat dibekali berbagai pengetahuan praktis, mulai dari cara merintis kembali usaha, mengelola keuangan keluarga, hingga memanfaatkan potensi lokal agar mampu menjadi sumber penghasilan baru setelah bencana.
Ia menekankan keberhasilan pemulihan ekonomi memerlukan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, sekaligus melahirkan berbagai inovasi dalam menghadapi kondisi pascabencana. Semakin kuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, maka proses pemulihan akan semakin cepat dan berkelanjutan,” kata Azhar.
Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapatkan materi dari Anis Sutaji dan Martha Krisna dari PT Charoen Pokphand Indonesia.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Banjar berharap masyarakat tidak hanya semakin siap menghadapi risiko bencana, tetapi juga memiliki bekal untuk bangkit lebih cepat ketika bencana terjadi. Dengan ekonomi yang kembali pulih, diharapkan ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang semakin kuat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pambakal Desa Sungai Tandipah beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, kepala lingkungan, ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan peserta yang mengikuti sosialisasi hingga selesai.













