Banjarbaru- Kemarau panjang yang melanda Kota Banjarbaru mulai berdampak pada ketersediaan air bersih warga. Menjawab kondisi tersebut, Polres Banjarbaru bersama PT Air Minum Intan Banjar menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat.
Penyaluran berlangsung di Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru. Bantuan tersebut menjadi penyaluran kedua bagi warga di kawasan tersebut setelah sebelumnya jajaran Polsek Banjarbaru Utara menyalurkan sekitar 10 ribu liter air bersih pada akhir Juli 2026.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan sebagai respons atas permintaan masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air akibat sumur warga mengering.
“Jadi hari ini kami Polres Banjarbaru melaksanakan kegiatan penyaluran air bersih bekerja sama dengan PT Air Minum Intan Banjar. Kegiatan ini menjawab permintaan masyarakat karena saat ini terjadi kemarau yang sangat panjang, banyak sumur-sumur yang kering jadi masyarakat mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.
Pada penyaluran kali ini, sekitar 15 ribu liter air bersih didistribusikan kepada warga. Air tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan konsumsi dan mencuci.
“Untuk hari ini tadi ada sekitar lima belas ribu liter untuk kebutuhan masyarakat. Jadi nanti minum, untuk cuci juga bisa,” katanya.
Menurut Kapolres, bantuan serupa sebelumnya juga telah disalurkan melalui Polsek Cempaka. Ke depan, distribusi air bersih akan diperluas dengan menyasar masyarakat terdampak kekeringan di lima kecamatan di Kota Banjarbaru.
“Jadi ada beberapa daerah dan setiap kecamatan di Polsek-Polsek kemarin di Polsek Cempaka juga sudah bergerak. Jadi nanti kami bersama-sama khususnya untuk di lima kecamatan di Banjarbaru atau Kota Banjarbaru ini kami akan mengadakan kegiatan penyaluran air bersih,” jelasnya.
Kapolres menyebut kawasan Sungai Ulin dan Kecamatan Cempaka menjadi dua wilayah yang saat ini cukup terdampak akibat kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Pihaknya juga terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memperluas cakupan bantuan ke wilayah yang membutuhkan.
“Polres akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memperluas bantuan. Kalau untuk yang terparah itu di Sungai Ulin dan juga di Kecamatan Cempaka. Ini yang sementara kita evaluasi, mudah-mudahan nanti kami akan menyampaikan kerjasama dengan pemerintah untuk bisa membantu melayani pengadaan di masing-masing wilayah yang menjadi sasaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan air bersih juga didukung dua tangki dari PTAM Intan Banjar dengan kapasitas sekitar 10 ribu liter.
Selain itu, Polres Banjarbaru memanfaatkan kendaraan water treatment milik Brimob dengan kapasitas sekitar enam ribu liter untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat.
“Kalau dari Brimob memang ada namanya water treatment, jadi air mentah yang dikelola bisa langsung diminum. Dan itu juga bisa untuk masyarakat karena dari Brimob sendiri sudah melakukan kegiatan-kegiatan, tinggal ada permintaan mereka meluncur dengan mobil atau kendaraan-kendaraan yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Kapolres berharap distribusi air bersih tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan warga, khususnya masyarakat yang terdampak langsung oleh kekeringan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung,” pungkasnya.













