Banjarbaru-PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyiapkan enam unit mobil tangki untuk mendukung distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul penetapan status siaga darurat kekeringan di kedua wilayah, sekaligus sebagai upaya menjaga ketersediaan air bersih di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.
Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PTAM Intan Banjar, Bayu Cipta Setiawan Bisma, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperluas jangkauan penyaluran air bersih menggunakan armada tangki.
“Kami bekerja sama dengan BPBD karena armada tangki yang kami miliki tidak cukup menjangkau seluruh wilayah terdampak. Saat ini BPBD menyiapkan dua unit mobil tangki setiap hari, sementara PTAM Intan Banjar menyiapkan empat unit mobil tangki untuk melayani distribusi air bersih di wilayah Banjarbaru dan Martapura,” ujarnya.
Menurut Bayu, kondisi kemarau turut mendorong peningkatan penggunaan air bersih oleh pelanggan. Dampaknya, tekanan distribusi di sejumlah wilayah yang berada di ujung jaringan mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menyebabkan aliran air di beberapa kawasan tidak dapat berlangsung secara optimal pada jam-jam tertentu.
Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan, PTAM Intan Banjar juga menyiagakan tim transmisi dan distribusi dari wilayah Banjarbaru dan Martapura. Tim tersebut bertugas melakukan pengaturan jaringan agar pasokan air tetap dapat disalurkan kepada pelanggan.
Di sisi lain, PTAM Intan Banjar masih mempertahankan distribusi air melalui jaringan perpipaan dengan kapasitas sekitar 450 liter per detik untuk wilayah Banjarbaru dan Martapura.
Bayu menjelaskan, kelancaran distribusi tersebut tetap dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan air baku dari sistem Banjarbakula.
Di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, distribusi melalui mobil tangki menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk menjangkau masyarakat di kawasan yang mengalami keterbatasan pasokan air.
PTAM Intan Banjar berharap dukungan armada dari perusahaan dan BPBD dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan, selama status siaga darurat masih berlangsung.













