Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 17 Okt 2026 20:15 WIB

Delapan Truk Tangki Dikerahkan untuk Pasokan Air Pemadaman Karhutla di Blok Merah Gubernur Syarkawi


 Delapan Truk Tangki Dikerahkan untuk Pasokan Air Pemadaman Karhutla di Blok Merah Gubernur Syarkawi Perbesar

Ricek.ID – Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Merah, Gubernur Syarkawi. Untuk mendukung operasi tersebut, sekitar delapan truk tangki difungsikan untuk menyuplai air ke lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan (ESDM Kalsel), Endarto, di Banjarbaru pada Jumat (16/10/2026) mengatakan, karakteristik wilayah Blok Merah berbeda dengan kawasan Guntung Damar sehingga membutuhkan strategi tersendiri dalam penyediaan air.

“Kalau di Guntung Damar, mekanisme sumber daya air masih memungkinkan. Namun, di sini kami harus mencari sumber air sehingga diperlukan tangki-tangki untuk menyuplai kebutuhan pemadaman,” jelasnya.

Menurut Endarto, pasokan air diperoleh melalui unit pemadam kebakaran, perusahaan yang terlibat dalam operasi, serta dukungan pihak lain yang membantu penyediaan air, termasuk melalui layanan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Air tersebut kemudian didistribusikan untuk menunjang kerja tim pemadaman yang bergerak menuju titik api di dalam kawasan.

Selain dukungan kendaraan tangki, upaya memperkuat ketersediaan air juga dilakukan melalui bantuan empat titik sumur bor dari perusahaan Borneo Indobara.

Sumur bor yang berada di sekitar pinggir jalan itu diharapkan dapat menjadi sumber tambahan untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung.

Endarto menyampaikan, keberadaan sumur bor tidak hanya bermanfaat dalam kondisi darurat, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan setelah penanganan karhutla selesai, sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dengan dukungan berbagai sumber air dan koordinasi antarpihak, pemerintah berharap proses pemadaman di Blok Merah dapat berjalan lebih efektif, terutama untuk menjangkau titik api yang berada jauh dari akses jalan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Raih 83 Medali di Pesonas II 2026, SOIna Kalsel Naik ke Empat Besar Nasional

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah, Dukcapil Kalsel & Bapenda Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data Kependudukan

21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Drone Bantu Petakan Tiga Titik Api Karhutla di Blok Merah Banjarbaru

21 Oktober 2026 - 20:34 WIB

ESDM Kalsel Kejar Target Pemadaman Karhutla Blok Merah dalam Sepekan

21 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Pemprov Kalsel Tekan Inflasi & Harga Sembako Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak

21 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL