Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 26 Nov 2025 19:26 WIB

AHY Kenang ‘Tim 8’ di Depan PKS, Sinyal Dini Manuver Politik Menuju 2029?


 Momen Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas keberangkatan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan untuk menunaikan Ibadah Haji 1444 H, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (22/6/2023). Foto: istimewa Perbesar

Momen Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas keberangkatan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan untuk menunaikan Ibadah Haji 1444 H, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (22/6/2023). Foto: istimewa

Jakarta, Ricek.ID – Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf pada Selasa (25/11/2025), tak hanya membahas isu politik terkini. Momen kehangatan itu justru dimanfaatkan AHY untuk bernostalgia, secara khusus mengungkit memori Pilpres 2024 yang erat kaitannya dengan PKS dan figur Anies Baswedan.

Dalam sambutannya di DPP Demokrat, AHY membawa hadirin kembali ke masa pembentukan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). AHY terang-terangan menyebut keberadaan “Tim Delapan”, tim strategis yang saat itu dibentuk oleh petinggi Demokrat, PKS, dan NasDem.

“Bapak-Ibu sekalian masih ingat ini? Masih ingat Tim 8?” tanya AHY, memecah suasana pertemuan.

Momen pertemuan PKS dan Ketum Demokrat, AHY mengenang kembali kebersamaan Tim 8 kala menuju Pilpres 2024, di Kantor DPP Demokrat, Selasa (25/11/2025). Foto: istimewa

Ia menggambarkan Tim 8 bukan sekadar kenangan, melainkan sebuah sejarah. “Ini adalah kenangan tapi juga sejarah, betul? Sejarah yang indah karena selalu ada hikmah dari itu semuanya,” tambah AHY, seolah me-review kembali proses panjang kebersamaan Demokrat dan PKS menjelang Pilpres 2024.

Momen kenangan ini sangat krusial. Sebab, publik masih lekat dengan ingatan bahwa di masa-masa Tim 8 aktif, nama AHY sempat menjadi kandidat terkuat pendamping Anies Baswedan sebagai Calon Wakil Presiden. Pada 2022–2023, saat kedua partai masih tergabung dalam Koalisi Perubahan, pasangan Anies–AHY bahkan dielu-elukan oleh sebagian relawan sebagai pasangan ideal.

Meskipun dinamika politik akhirnya berubah dan kedua partai kini bersatu di kubu pemerintahan Prabowo-Gibran, pengungkitan memori “Tim 8” ini dinilai sebagai sinyal reaktivasi emosional. Pertemuan ini seolah membuka kembali referensi penting dalam hubungan ketiga poros lama: Demokrat, PKS, dan Anies Baswedan.

Menanggapi spekulasi yang muncul, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mencoba bersikap moderat. Ia mengakui pertemuan tersebut membahas sistem pemilu dan arah koalisi, namun untuk urusan 2029, ia menyatakan dinamika politik masih terlalu jauh dan tak terprediksi.

“Nanti 2029 itu masih terlalu jauh, dinamika politik itu unpredictable. Insya Allah yang terbaik untuk bangsa dan negara. Kita selalu berdoa,” kata Muzzammil.

Namun, sikap PKS yang tidak menutup pintu sama sekali, justru memperkuat dugaan bahwa sinergi kembali dengan Demokrat—dan potensi narasi duet Anies-AHY jilid selanjutnya—masih menjadi opsi yang terbuka di masa depan. Meskipun demikian, AHY menekankan bahwa kolaborasi saat ini adalah untuk kontribusi kepada bangsa di dalam pemerintahan.

“Tentunya kita bersyukur kini kita bersatu kembali bersinergi berkolaborasi dalam pemerintahan. Saya rasa tidak ada cita-cita lain selain kita ingin terus berkontribusi untuk masyarakat bangsa dan negara yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Bareskrim Polri Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

21 Juni 2026 - 20:42 WIB

Wapres Buka Festival Paduan Suara Gerejawi Nasional, Angkat Isu Persaudaraan dalam Pembangunan Bangsa

21 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kemenhub RI Berikan Diskon Tarif Transportasi Selama Libur Sekolah 2026

21 Juni 2026 - 20:32 WIB

Melalui Forum UNESCO, Indonesia Dorong Agenda AI & Integritas Informasi

21 Juni 2026 - 20:30 WIB

Penguatan Pembinaan Atlet Jangka Panjang, Presiden Prabowo Setuju Skema Pelatnas Multiyears

20 Juni 2026 - 20:16 WIB

Indonesia Siapkan Cadangan Pangan & Infrastruktur Pertanian Nasional Hadapi El Nino Godzilla

20 Juni 2026 - 20:13 WIB

Trending di EKOBIS