Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

OLAHRAGA · 7 Jul 2026 06:22 WIB

Akan Diramaikan Delapan Klub, Bandung & Surabaya Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026


 Akan Diramaikan Delapan Klub, Bandung & Surabaya Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026 Perbesar

Ricek.ID – Pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 mendatang, turnamen pramusim Piala Presiden 2026 akan kembali digelar di dua kota, yakni Bandung dan Surabaya. Memasuki penyelenggaraan edisi kedelapan, turnamen ini akan diikuti oleh delapan klub yang terbagi ke dalam dua grup dan memainkan total 16 pertandingan. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers di Studio Emtek, SCTV Tower, Jakarta Pusat pada Senin (6/7/2026).

Adapun lima klub sepak bola lokal yang akan berpartisipasi antara lain Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSMS Medan. Sedangkan tiga klub dari negara tetangga yang turut meramaikan antara lain Port FC Thailand, Tampines Rovers Singapore, DPMM FC Brunei Darussalam. Erick menjelaskan, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya akan menjadi tuan rumah yang menjamu sejumlah pertandingan

“Turnamen ini akan sangat menarik karena mempertemukan klub-klub besar Indonesia dengan klub-klub terbaik dari Asia Tenggara. Kita akan melihat apakah klub-klub Indonesia mampu menjaga prestasi dan bersaing menghadapi tim-tim kuat, termasuk juara bertahan dari Thailand, Port FC,” ujarnya.

Menurut Erick, Piala Presiden tidak hanya menjadi ajang pemanasan menjelang kompetisi resmi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola nasional melalui pertandingan yang kompetitif.

Ia menambahkan penyelenggaraan Piala Presiden mendapat perhatian penuh dari Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari penguatan ekosistem sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, berbagai kompetisi pembinaan seperti Liga 4, kompetisi kelompok umur U-10 hingga U-19 juga terus didorong agar berjalan beriringan dengan kompetisi level elite.

Sementara itu Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menilai turnamen pramusim tersebut memiliki peran penting sebagai sarana regenerasi pemain sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi antarklub.

“Saya optimistis Piala Presiden tahun ini akan berlangsung lebih meriah. Terima kasih kepada Pak Erick Thohir yang memiliki jejaring sangat luas sehingga turnamen ini kembali menghadirkan klub-klub berkualitas. Terima kasih juga kepada Emtek yang selama delapan musim terus mendukung penyelenggaraan Piala Presiden. Semoga stadion dipenuhi penonton, UMKM ikut merasakan manfaat ekonomi, dan masyarakat dapat menikmati pertandingan yang berkualitas,” tuturnya.

Maruarar juga mengingatkan agar penyelenggaraan Piala Presiden 2026 tidak hanya sukses dari sisi pertandingan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Ia meminta panitia penyelenggara melibatkan pelaku UMKM agar memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan turnamen. Selain itu, pengelolaan sampah juga diminta menjadi perhatian dengan menerapkan prinsip daur ulang selama pertandingan berlangsung.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, Maruarar mengumumkan peningkatan hadiah bagi juara Piala Presiden 2026.

“Hadiah juara Piala Presiden tahun ini kami tingkatkan menjadi Rp6 miliar dari sebelumnya Rp5,5 miliar,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur SCM Harsiwi Ahmad menyampaikan apresiasinya karena Emtek kembali dipercaya sebagai mitra penyiaran resmi Piala Presiden. Ia mengungkapkan penyelenggaraan tahun sebelumnya berhasil meraih rating hingga 21,2 persen, dan optimistis angka tersebut akan meningkat pada edisi 2026 seiring produksi siaran yang dilakukan secara mandiri oleh Emtek.

Sementara itu Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, memastikan panitia akan menghadirkan penyelenggaraan turnamen dengan standar internasional. Selain menyajikan pertandingan yang berkualitas, pihaknya juga berkomitmen mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta memberdayakan UMKM di sekitar lokasi pertandingan agar manfaat penyelenggaraan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sumber : kemenpora.go.id

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Raih 14 Medali Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik Posisi Delapan Besar

24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Buka Indonesia Women’s League 2026, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

18 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tim Tinju Kalsel Bidik Tiga Besar di Kejurnas AHY Cup 2026

16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejurprov Voli Pasir Kalsel Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON Pantai 2026

16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Trending di ADVERTORIAL