Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 15 Jan 2026 09:19 WIB

Akhir Pencarian Santri Hilang di Sungai Martapura Berujung Duka


 Proses pencarian Muhammad Ilham Fikri, saat awal hilang di aliran sungai Martapura Desa Pekauman Ulu. Perbesar

Proses pencarian Muhammad Ilham Fikri, saat awal hilang di aliran sungai Martapura Desa Pekauman Ulu.

Ricek.ID, Banjar–  Pencarian terhadap seorang santri yang dilaporkan hilang di Sungai Martapura akhirnya berakhir. Muhammad Ilham Fikri (16), santri asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (15/1/2026) pagi, setelah dilakukan pencarian intensif kurang dari 2×24 Jam.

Jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Martapura, tepatnya di wilayah Desa Keliling Benteng Ilir, Kecamatan Sungai Tabuk. Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 19,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam di Desa Pakauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur.

Peristiwa nahas itu bermula saat korban bersama sejumlah rekannya mandi dan berenang di sekitar Jembatan Pakauman At-Taqwa. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M. Kasyaf R, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi di lokasi.

“Korban meloncat lebih dahulu ke sungai, sempat muncul ke permukaan dan berusaha berenang ke tepi. Namun ketika hampir sampai, korban tiba-tiba menghilang dan tidak terlihat lagi,” ujar Kasyaf.

Laporan kejadian diterima petugas pada Selasa (13/1/2026) pukul 21.01 Wita. Pada malam yang sama, Tim SAR Gabungan langsung melakukan penyisiran permukaan sungai hingga radius 3,5 kilometer dari lokasi kejadian. Namun, keterbatasan jarak pandang pada malam hari menyebabkan pencarian sementara dihentikan.

Pencarian dilanjutkan pada Rabu (14/1/2026) dengan memperluas area penyisiran ke arah hilir Sungai Martapura. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, DPKP, relawan, serta masyarakat setempat melakukan pemantauan melalui jalur air dan darat.

Titik terang muncul pada Kamis dini hari. Sekitar pukul 05.02 Wita, warga Keliling Benteng Ilir melaporkan adanya jasad manusia yang mengapung di sungai. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 06.00 Wita.

Jenazah Muhammad Ilham Fikri, yang diketahui merupakan santri Pondok Pesantren Muhibbin Pasayangan Martapura, selanjutnya dibawa menggunakan ambulans relawan menuju rumah duka di Jalan Sekumpul, Gang Purnama, Martapura, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup. Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Sinergi dan kerja sama semua unsur, mulai dari Kansar Banjarmasin, TNI/Polri, BPBD, DPKP, relawan James Rescue, EBR, hingga masyarakat setempat, menjadi kunci dalam pelaksanaan operasi ini,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Trending di DAERAH