Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ARTIKEL · 7 Jul 2025 11:54 WIB

Benarkah Mencabut Uban Mengakibatkan Bertambah Banyak? Ini Faktanya


 Ilustrasi wanita beruban. foto-Freepic.com Perbesar

Ilustrasi wanita beruban. foto-Freepic.com

Riceknews.Id – Jika mencabut uban di kepala akan mengakibatkan lebih banyak lagi tumbuh uban. Hal demikian pasti pernah kamu dengar, sehingga beberapa orang memilih untuk tetap membiarkannya. Benarkah demikian? berikut ulasannya.

Mengetahui ada uban di kepala, sebagian orang akan memilih mencabutnya. Tujuannya macam – macam. Ada yang tidak ingin terlihat uban supaya tidak terlihat tua, ada pula yang merasa uban merupakan faktor bikin kepala jadi gatal sehingga mencabut rambut putih tersebut.

Penyebab Uban Tumbuh

Ada beberapa penyebab uban muncul, tak melulu karena faktor usia tua, yang muda pun bisa tumbuh uban di kepala. Di antara penyebabnya adalah faktor keturunan, malnutrisi, kebiasaan merokok, efek samping obat, gangguan hormon, dan vitiligo.

Rambut uban sebenarnya adalah rambut yang kadar melaninnya berkurang. Pada dasarnya, rambut putih sama sekali tidak memiliki melanin. Itu sebabnya, ketika melanin dalam sehelai rambut berkurang, rambut tersebut akan berubah menjadi abu-abu atau putih.

Mencabut Uban Mengakibatkan Bertambah Banyak Adalah Mitos!

Munculnya uban di kepala bukanlah kondisi yang berbahaya. Jika kamu merasa terganggu karena uban di kepala Anda, maka boleh saja mencabutnya. Hal ini tidak akan lantas membuat uban muncul semakin banyak. Jadi, mencabut uban mengakibatkan akan muncul lebih banyak uban lainnya itu adalah mitos.

Faktanya, satu folikel, tempat tumbuhnya rambut, hanya bisa menumbuhkan satu helai rambut juga. Apabila kamu mencabut satu helai uban, itu mungkin akan menumbuhkan 1 uban baru di tempat yang sama. Tidak akan ada uban lain di tempat berbeda, kecuali jika melanin atau sel pigmen yang mengelilingi area pada rambut tersebut sudah rusak.

Sebab, seperti yang dijelaskan di atas, rambut akan berubah menjadi putih jika produksi melaninnya berkurang, bukan karena dipicu oleh satu uban yang hilang.

Mencabut Uban Bisa Berbahaya

Rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) adalah kondisi saat rambut tumbuh masuk ke kulit akibat kesalahan mencukur atau mencabut. Meskipun tidak berbahaya, hal ini dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan benjolan kecil.

Mencabut uban juga dapat merusak folikel rambut dan memicu berbagai masalah. Salah satunya adalah folikulitis, yaitu peradangan pada folikel yang ditandai benjolan merah berisi nanah, disertai rasa nyeri dan gatal.

Kerusakan folikel yang berulang juga dapat mengganggu pertumbuhan rambut secara permanen, bahkan menyebabkan kebotakan di area tersebut.

Pada akhirnya, mencabut uban tidak akan menghilangkannya karena rambut putih akan tetap tumbuh kembali. Oleh karena itu, sebaiknya jangan sering-sering mencabut uban guna menghindari masalah rambut dan kulit kepala yang lebih serius.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Melalui Forum Konsultasi Publik, RSUD Ulin Banjarmasin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan

19 Juni 2026 - 19:09 WIB

Undang Pengelola SPPG, DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit Keamanan Pangan

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Hari Susu Nusantara 2026 Perkuat Komitmen Pemenuhan Gizi Anak Indonesia

2 Juni 2026 - 19:40 WIB

Hanya 10 Persen yang Tersentuh Skrining, Menkes Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis

2 Juni 2026 - 19:31 WIB

Spesialis Bedah Jalani Ibadah Haji, RSUD Ratu Zalecha Tutup Sementara Poli Bedah Umum

29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Kemenkes Tingkatkan Anggaran Perkuat Layanan & Akses Pengobatan Kesehatan Jiwa

28 Mei 2026 - 19:43 WIB

Trending di KESEHATAN