Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 27 Des 2025 22:39 WIB

Bupati Banjar Pastikan Penanganan Cepat Longsor dan Jembatan Putus di Aranio


 Bupati Banjar Pastikan Penanganan Cepat Longsor dan Jembatan Putus di Aranio Perbesar

Ricek.IDMartapura– Bupati Banjar H. Saidi Mansyur didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meninjau langsung lokasi bencana alam di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/12/2025).

Peninjauan pertama dilakukan di ruas Jalan Gunung Payung, Desa Tiwingan Lama, yang terdampak longsor. Di lokasi tersebut, Bupati Banjar melihat secara langsung proses pembersihan material longsoran yang menutupi badan jalan dengan menggunakan alat berat guna memulihkan akses transportasi masyarakat.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke jembatan putus yang berada di Dusun Kampung Baru, Desa Aranio, Kecamatan Aranio, untuk memastikan kondisi infrastruktur serta langkah penanganan lanjutan yang akan dilakukan.

Melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, Bupati Banjar menyampaikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kejadian bencana tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penanganan awal. Upaya ini juga dilakukan bersamaan dengan penanganan warga yang terdampak banjir,” ujar Yayan.

Ia menjelaskan, bencana longsor di Kecamatan Aranio terjadi di beberapa titik, dengan kondisi terparah berada di ruas jalan menuju Desa Tiwingan Lama. Selain itu, tercatat sekitar tujuh titik longsor lainnya serta dua titik yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.

“Saat ini fokus utama kami adalah menyelesaikan penanganan di titik paling parah agar aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat kembali normal,” katanya.

Yayan menambahkan, kejadian longsor di wilayah Aranio merupakan peristiwa yang kerap berulang, sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor dan lintas kewenangan mengingat wilayah terdampak mencakup kawasan permukiman masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian bencana maupun potensi bahaya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara cepat.

“Kami berharap masyarakat dapat segera melapor apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Peringati 80 Tahun Bhayangkara, 53 Tim Sepak Bola Ambil Bagian dalam Kapolres Banjar Cup

20 Juni 2026 - 20:20 WIB

Suratmin Pimpin NPCI Kabupaten Banjar, Didukung Hibah Rp797 Juta

20 Juni 2026 - 19:59 WIB

Buka Seleksi Duta Pepelingasih, Disbudporapar Banjar Himpun Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Hidup

19 Juni 2026 - 19:17 WIB

Percepat Legalitas Pelaku Usaha, HIPMI Banjar Gandeng Pemkab

18 Juni 2026 - 20:52 WIB

Kabupaten Banjar Optimis Raih Juara Umum Keempat di MTQ Kalsel Barito Kuala

18 Juni 2026 - 20:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL