Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

EKOBIS · 30 Jun 2025 14:05 WIB

Cicil Emas di Pegadaian: Cara Mahasiswi Ini Berinvestasi dari Sisa Uang Saku


 Endun Yuli, mahasiswi Akademi Televisi Indonesia Kampus Indosiar Jakarta. foto-istimewa Perbesar

Endun Yuli, mahasiswi Akademi Televisi Indonesia Kampus Indosiar Jakarta. foto-istimewa

Riceknews.Id – Kesadaran akan investasi masa depan, khususnya dalam bentuk tabungan, kini semakin meluas di berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Pilihan investasi pun tak terbatas pada uang tunai, melainkan juga merambah aset lain seperti logam mulia atau emas. Salah satu yang telah merasakan manfaat investasi sejak dini adalah Endun Yuli, mahasiswi Akademi Televisi Indonesia Kampus Indosiar Jakarta.

Endun, yang merantau jauh dari Desa Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menunjukkan kreativitas dalam mengelola uang saku kiriman orang tuanya. Ia rutin menyisihkan sebagian uang belanjanya setiap bulan untuk ditabung, guna memastikan uang tersebut tidak habis begitu saja.

“Awalnya saya membaca brosur Pegadaian. Setelah itu, saya sisihkan uang belanja kiriman orang tua untuk ditabung. Tapi, tabungan yang saya pilih agak berbeda dari kebanyakan. Saya memilih tabungan dengan cicil emas di Pegadaian Cipedak, Jakarta Selatan. Itu pertama kali saya cicil emas. Kemudian melanjutkan cicilan emas di pegadaian Pelaihari, Tanah Laut,” jelas Endun.

Endun beralasan, menyicil emas di Pegadaian menjadi pilihan yang tepat karena tabungan yang disimpan tidak mudah diambil. Selain itu, ia merasa proses cicilan emas di Pegadaian lebih fleksibel, karena dapat disesuaikan dengan kemampuan finansialnya, baik dari besaran cicilan maupun jangka waktu pelunasan.

“Saya bisa memilih berapa bulan tenor cicilan sesuai kemampuan. Jadi sangat mudah dengan cicil emas Pegadaian ini. Yang pasti tidak berat dan tabungannya tidak mudah terpakai,” tambah mahasiswi berhijab ini.

Endun menceritakan, pada awal memulai cicil emas di Pegadaian, ia mengambil cicilan untuk satu gram emas. Dengan cicilan yang ringan, sesuai dengan uang saku kiriman orang tua setiap bulan, Endun berhasil memiliki satu gram emas dalam waktu lima bulan sesuai tenor yang dipilihnya.

“Pertama kali saya nyicil yang satu gram. Setelah lunas sampai tiga kali tenor, saya lanjut dengan yang lima gram. Jadi, secara perlahan saya bisa memiliki emas sebagai simpanan dari sisa uang jajan yang dikirim orang tua,” pungkas Endun. (*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menteri ESDM Dorong Masyarakat di Daerah Turut Serta Kelola Tambang

3 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Per 1 Agustus 2026, Harga Pertamax Resmi Turun

1 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pemisahan Anggaran MBG, Menkeu Nyatakan Pemerintah Siap Laksanakan Putusan MK

31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia, BPDP Perkuat Hilirisasi Sawit hingga Peremajaan Kebun Rakyat

31 Juli 2026 - 19:27 WIB

MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat pada APBN 2028

30 Juli 2026 - 18:43 WIB

Dorong Ketahanan Energi Nasional, Presiden Prabowo Minta Dilakukan Percepatan Pemerataan Akses Listrik Desa

28 Juli 2026 - 21:38 WIB

Trending di EKOBIS