Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 17 Okt 2025 09:52 WIB

Di Konferensi Internasional, Pemprov Kalsel Apresiasi Komitmen ULM Menjaga Ekosistem Mangrove


 Malam ramah tamah Konferensi Internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.” di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). Foto: MC Kalsel Perbesar

Malam ramah tamah Konferensi Internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.” di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). Foto: MC Kalsel

Banjarmasin, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi inisiatif Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang menyelenggarakan konferensi internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.”

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kalsel, Dinansyah, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin, saat malam ramah tamah konferensi di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025).

Dinansyah menyebut kegiatan ini penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas bidang antar peserta. “Malam ini menjadi momentum bagi kita semua untuk beristirahat sejenak dari padatnya diskusi ilmiah, sambil mempererat silaturahmi,” katanya.

Mangrove: Kunci Ekonomi Hijau dan NZE

Dinansyah menegaskan relevansi tema konferensi dengan pembangunan berkelanjutan di Kalsel. Ia menyoroti vitalnya pelestarian ekosistem pesisir dan hutan mangrove untuk perlindungan lingkungan serta mitigasi perubahan iklim.

“Mangrove bukan hanya benteng alami dari abrasi, tetapi juga penyerap karbon yang mendorong transisi menuju ekonomi hijau dan rendah karbon, sejalan dengan upaya nasional menuju Net Zero Emission tahun 2060,” tegasnya.

Ia menilai ULM merupakan mitra strategis Pemprov Kalsel dalam pengembangan riset, inovasi kebijakan, dan ketahanan lingkungan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Hasil riset dari kegiatan seperti ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi perencanaan pembangunan daerah dan memperkuat daya saing ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

Dinansyah juga mendorong agar forum ilmiah dimanfaatkan untuk memperluas jejaring internasional bagi ULM dan peneliti muda. “Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar gagasan dan menimba pengalaman dari berbagai negara dan institusi terkemuka,” ujarnya.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam konferensi dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi ilmu pengetahuan, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu

26 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dispora & FORSGI Kalsel Dorong Pembinaan Atlet melalui Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 & U-12

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026, Kalsel Raih Sejumlah Prestasi Membanggakan

26 Juni 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Gelar Open House, Kenalkan Program Ini bagi Masyarakat Umum

26 Juni 2026 - 18:02 WIB

Kemenko Polkam RI Sebut Sekolah Rakyat Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan

26 Juni 2026 - 17:59 WIB

Diskominfo Kalsel Siap Dukung Lion Air Publikasikan Pembukaan Rute Internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur

25 Juni 2026 - 21:58 WIB

Trending di ADVERTORIAL