Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

ADVERTORIAL · 1 Sep 2026 21:12 WIB

Dinkes Kalsel Tetap Ingatkan Masyarakat Waspada Walau Angka Kasus ISPA Mulai Menurun


 Dinkes Kalsel Tetap Ingatkan Masyarakat Waspada Walau Angka Kasus ISPA Mulai Menurun Perbesar

Ricek.ID – Pada pekan ke-33 tahun 2026, Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, angka kasus masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kondisi sebelum terjadinya peningkatan paparan kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, Diauddin, di Banjarmasin pada Selasa (1/9/2026) mengatakan tren penurunan tersebut menjadi perkembangan positif di tengah upaya pemerintah meningkatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak kabut asap.

“Kasus ISPA rata-rata sebelumnya sekitar 5.000. Setelah terjadi kondisi berasap, meningkat menjadi sekitar 7.000. Tetapi minggu kemarin, yaitu minggu ke-33, sudah agak menurun dibandingkan minggu ke-32,” ujarnya.

Menurut Diauddin, penurunan kasus pada pekan terakhir diharapkan menjadi awal dari tren yang terus membaik. Namun, masyarakat tetap diminta tidak lengah karena jumlah kasus masih berada di atas kondisi normal sebelum terjadinya kabut asap.

“Mudah-mudahan trennya akan semakin turun, walaupun saat ini masih tinggi dibandingkan sebelum terjadinya kabut asap,” katanya.

Diauddin menegaskan, Dinkes Kalsel bersama jajaran kesehatan di kabupaten/kota terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ISPA. Surveilans dilakukan untuk melihat kecenderungan kasus sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap dan partikulat.

“Kalau kondisi udara kurang baik, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gejala ISPA lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” imbaunya.

Dinkes Kalsel berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat terus ditingkatkan seiring dengan upaya pemerintah menangani dampak kabut asap. Dengan pemantauan kasus yang berkelanjutan dan perilaku hidup sehat, tren kasus ISPA di Kalsel diharapkan terus mengalami penurunan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sambangi Dua Kecamatan, Saidi Mansyur Tinjau Progres Perbaikan Jalan

3 September 2026 - 22:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Salurkan Bantuan Penanganan Karhutla di Kalsel

3 September 2026 - 18:28 WIB

Tingkatkan Kemajuan Daerah, Bupati Kotabaru Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang

3 September 2026 - 16:19 WIB

Dampak Kabut Asap, Aisyiyah Kalsel Bagikan Masker Bagi Warga

3 September 2026 - 12:19 WIB

Tinjau Karhutla di Sungai Sipai, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Optimal

2 September 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Anak Pengamen di Lampu Merah Sekumpul, Pemkab Banjar Lakukan Asesmen

2 September 2026 - 22:57 WIB

Trending di ADVERTORIAL