Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 1 Sep 2026 21:12 WIB

Dinkes Kalsel Tetap Ingatkan Masyarakat Waspada Walau Angka Kasus ISPA Mulai Menurun


 Dinkes Kalsel Tetap Ingatkan Masyarakat Waspada Walau Angka Kasus ISPA Mulai Menurun Perbesar

Ricek.ID – Pada pekan ke-33 tahun 2026, Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, angka kasus masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kondisi sebelum terjadinya peningkatan paparan kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, Diauddin, di Banjarmasin pada Selasa (1/9/2026) mengatakan tren penurunan tersebut menjadi perkembangan positif di tengah upaya pemerintah meningkatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak kabut asap.

“Kasus ISPA rata-rata sebelumnya sekitar 5.000. Setelah terjadi kondisi berasap, meningkat menjadi sekitar 7.000. Tetapi minggu kemarin, yaitu minggu ke-33, sudah agak menurun dibandingkan minggu ke-32,” ujarnya.

Menurut Diauddin, penurunan kasus pada pekan terakhir diharapkan menjadi awal dari tren yang terus membaik. Namun, masyarakat tetap diminta tidak lengah karena jumlah kasus masih berada di atas kondisi normal sebelum terjadinya kabut asap.

“Mudah-mudahan trennya akan semakin turun, walaupun saat ini masih tinggi dibandingkan sebelum terjadinya kabut asap,” katanya.

Diauddin menegaskan, Dinkes Kalsel bersama jajaran kesehatan di kabupaten/kota terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ISPA. Surveilans dilakukan untuk melihat kecenderungan kasus sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap dan partikulat.

“Kalau kondisi udara kurang baik, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gejala ISPA lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” imbaunya.

Dinkes Kalsel berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat terus ditingkatkan seiring dengan upaya pemerintah menangani dampak kabut asap. Dengan pemantauan kasus yang berkelanjutan dan perilaku hidup sehat, tren kasus ISPA di Kalsel diharapkan terus mengalami penurunan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL