Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 8 Des 2025 13:47 WIB

Dinsos Banjar Kaji Pengadaan 7,7 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat


 Pemkab Banjar menggelar Ekspose Perencanaan Pengadaan Tanah untuk proyek tersebut di Aula Kantor Dinsos P3AP2KB, Martapura, Senin (8/12/2025) pagi. Foto: RSB Perbesar

Pemkab Banjar menggelar Ekspose Perencanaan Pengadaan Tanah untuk proyek tersebut di Aula Kantor Dinsos P3AP2KB, Martapura, Senin (8/12/2025) pagi. Foto: RSB

Martapura, Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar serius menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat. Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB), Pemkab Banjar menggelar Ekspose Perencanaan Pengadaan Tanah untuk proyek tersebut di Aula Kantor Dinsos P3AP2KB, Martapura, Senin (8/12/2025) pagi.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan Tim Dosen Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dari berbagai disiplin ilmu, termasuk pertanian, kehutanan, teknik, dan lingkungan hidup.

“Pemkab Banjar juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Kejaksaan Negeri, BPN, Polres Banjar, dan Kodim 1006 Banjar untuk memastikan persiapan pengadaan tanah berjalan clear and clean. Harapannya, ke depan tidak ada permasalahan hukum,” ujar Erny.

Lokasi di Karang Intan, Dikawal Kejaksaan

Lahan yang rencananya akan dibebaskan seluas 7,7 hektare dan berlokasi di Desa Jingah Habang Hulu, Kecamatan Karang Intan. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan memenuhi persyaratan teknis, seperti ketinggian yang aman dari risiko banjir, luas lahan yang sesuai kebutuhan, serta jaraknya yang relatif dekat dengan ibu kota kabupaten.

Meskipun penganggaran dari APBD Kabupaten Banjar sudah dimulai sejak 2025, Erny mengakui proses ini sempat terkendala efisiensi karena dana yang tersedia belum mencukupi.

Saat ini, proses pengadaan tanah masih dalam tahap kajian. Pemkab Banjar juga masih menunggu izin dari Gubernur Kalimantan Selatan, mengingat penggunaan anggaran di atas Rp3 miliar harus mendapat persetujuan kepala daerah provinsi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Musafir Menca, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal proses pengadaan tanah ini dari sisi perdata.

“Selain pendampingan, kejaksaan juga melakukan pengamanan terhadap proyek strategis nasional ini. Kami meminta seluruh stakeholder berkomitmen tinggi agar proses pengadaan barang dan jasa berjalan tanpa penyelewengan hukum dan mendapat dukungan penuh,” tegas Musafir.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penyusunan Dokumen Pengadaan Sekolah Rakyat Kabupaten Banjar, Arief Budiman, secara simbolis menyerahkan dokumen pengadaan tanah kepada Kepala Dinsos P3AP2KB, Erny Wahdini.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Warga Selamatkan Sisa Harta dari Puing Rumah Usai Kebakaran di Desa Mali-Mali

26 Juni 2026 - 18:57 WIB

Kabupaten Banjar Gagal Raih Juara Umum Keempat Kali, Kota Banjarmasin Jadi Pemenang MTQ XXXVII Kalsel

26 Juni 2026 - 18:20 WIB

Kemenhut & Pemkab Banjar Gelar FGD Perhutanan Sosial, Dorong Pengembangan Kawasan Hutan & Pedesaan

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Kabupaten Banjar Siapkan Langkah Cepat Antisipasi Karhutla Saat Kemarau Ekstrem

25 Juni 2026 - 17:46 WIB

Tembus 411,4 Miliar, Pemkab Banjar Beberkan Faktor Pendorong Peningkatan PAD

25 Juni 2026 - 17:43 WIB

Perkuat Mitigasi Bencana Inklusif bagi Penyandang Disabilitas, BPBD Banjar Gulirkan Program SEPIDARMAN

25 Juni 2026 - 17:24 WIB

Trending di ADVERTORIAL