Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

ADVERTORIAL · 15 Agu 2026 19:25 WIB

Disdag Kalsel Bawa Sejumlah Pelaku Usaha Binaan ke Kalsel Expo 2026


 Disdag Kalsel Bawa Sejumlah Pelaku Usaha Binaan ke Kalsel Expo 2026 Perbesar

Ricek.ID – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag) terus mendorong pelaku usaha binaannya agar mampu memperluas pasar, tidak hanya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga menembus pasar internasional. Upaya tersebut salah satunya ditampilkan melalui keikutsertaan Disdag Kalsel dalam Kalsel Expo 2026 dengan membawa sejumlah pelaku usaha binaan beserta produk unggulannya.

Kepala Disdag Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Banjarbaru pada Sabtu (15/8/2026) mengatakan produk yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari makanan ringan khas Banua hingga produk fesyen dan kopi.

“Jadi kami dari Dinas Perdagangan ini membawa pelaku usaha yang menjadi binaan dari Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan. Di sini kami membawa makanan ringan seperti amplang, kacang dan lainnya, kemudian ada juga wadai Banjar seperti roti pisang dan roti colek durian,” ujarnya.

Selain produk kuliner, pihaknya juga menghadirkan pelaku usaha kain sasirangan yang memiliki keunikan berupa bordir menggunakan benang perak, serta pelaku usaha kopi.

Menurut Bagiawan, keikutsertaan para pelaku usaha dalam berbagai kegiatan pameran merupakan bagian dari proses pembinaan untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

“Ini tidak lain adalah untuk membina pelaku usaha supaya sukses sampai ke ekspor nanti. Kami bina bagaimana caranya tidak hanya di dalam daerah, tetapi juga di tingkat nasional dan sampai nanti kami upayakan ke luar negeri,” jelasnya.

Bagiawan menyebutkan, sejumlah produk binaan Disdag Kalsel, khususnya makanan ringan seperti amplang, telah beberapa kali mengikuti pameran di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya hingga Sulawesi.

Keikutsertaan tersebut mulai memberikan dampak positif dengan munculnya pesanan dari luar Pulau Kalimantan.

“Kalau tingkat nasional, amplang dan lain-lain ini sudah beberapa kali mengikuti event yang ada di Jakarta, Surabaya, Sulawesi juga sudah kami bawa, sehingga sudah ada pesanan-pesanan dari luar pulau,” ungkapnya.

Sementara untuk produk sasirangan, Disdag Kalsel terus melakukan pendampingan agar produk khas daerah tersebut dapat memiliki daya saing lebih tinggi dan pada akhirnya mampu memasuki pasar ekspor.

Bagiawan menegaskan, Kalsel Expo 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi produk perdagangan dan industri kreatif Banua kepada masyarakat yang lebih luas.

“Harapannya dengan adanya Kalsel Expo ini, Banua kita di Kalimantan Selatan perdagangannya lebih maju,” katanya.

Menurutnya, salah satu indikator penting kemajuan perdagangan daerah dapat dilihat dari peningkatan nilai ekspor. Semakin tinggi nilai ekspor yang mampu dihasilkan, maka semakin besar pula kontribusi sektor perdagangan terhadap perekonomian daerah.

“Ukurannya adalah angka ekspor. Semakin banyak angka ekspor yang kita dapatkan, itu menunjukkan bahwa kemajuan perdagangan,” tuturnya.

Bagiawan menjelaskan, peningkatan aktivitas perdagangan dan ekspor juga memiliki keterkaitan dengan penerimaan negara yang nantinya dapat kembali memberikan manfaat bagi daerah melalui mekanisme dana bagi hasil.

“Angka ekspor itu titik balik untuk mendapatkan dana bagi hasil. Pajak yang disetor ke pusat itu akan dikembalikan karena perdagangan ini,” pungkasnya.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Disdag Kalsel berharap semakin banyak produk unggulan Banua yang mampu naik kelas, memperluas pasar hingga ke berbagai daerah di Indonesia, serta menjadi komoditas yang mampu bersaing di pasar internasional.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

31 Agustus 2026 - 18:50 WIB

HUT ke-81 RI, 28 Batang Panjat Pinang Semarakkan Perayaan di Desa Panggung Tanah Laut

29 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Relawan UNIVSM Peduli Bagi Masker Gratis Sembari Galang Dana Korban Kebakaran

29 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Pemkab Kotabaru Sosialisasikan Perda Nomor 10 Tahun 2026 Tentang Pemilihan Kepala Desa

26 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Indocement Tarjun Perkuat Sinergi dengan Media Kotabaru Lewat Media Gathering

26 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL