Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 8 Sep 2026 19:02 WIB

Disnakertrans Kalsel Buka Pelatihan Bahasa Jepang & Caregiver untuk Calon PMI


 Disnakertrans Kalsel Buka Pelatihan Bahasa Jepang & Caregiver untuk Calon PMI Perbesar

Ricek.ID – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan (Disnakertrans Kalsel) Irfan Sayuti buka pelatihan Bahasa Jepang dan caregiver melalui program SMK Go Global di BLK Kalsel, Banjarbaru pada Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Irfan mengatakan, program SMK Go Global merupakan kolaborasi pemerintah dengan pihak terkait untuk menjembatani calon pekerja Indonesia dengan pasar kerja global secara legal, prosedural, dan terlindungi.

Menurutnya, pelatihan memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kompetensi, khususnya penguasaan keterampilan utama, pembentukan karakter, serta kemampuan bahasa asing sesuai standar negara tujuan.

Ia berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memperoleh sertifikasi dan pemahaman mengenai standar kerja internasional. Dengan demikian, proses penempatan kerja ke luar negeri dapat dilakukan secara resmi, aman, dan mendapatkan perlindungan yang memadai.

Irfan menjelaskan, program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa dan lulusan SMK, tetapi juga mahasiswa serta lulusan perguruan tinggi yang memiliki minat dan potensi bekerja di luar negeri.

Perluasan sasaran peserta tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan talenta muda dari berbagai latar belakang pendidikan agar memiliki kompetensi dan daya saing untuk memasuki pasar kerja internasional.

“Pembekalan kompetensi menjadi penting karena kebutuhan tenaga kerja global terus berkembang seiring perubahan teknologi, tuntutan industri, dan standar pekerjaan yang semakin tinggi,” ujar Irfan.

Ia menekankan pentingnya penguasaan kompetensi, sertifikasi, standar kerja global, serta pemahaman terhadap proses penempatan yang aman dan prosedural. Bekal tersebut diharapkan menjadikan generasi muda tidak sekadar sebagai pencari kerja, tetapi mampu tampil sebagai tenaga kerja profesional dan berdaya saing.

Disnakertrans Kalsel juga terus mengembangkan berbagai program penempatan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, serta memperluas kesempatan kerja melalui kegiatan pasar kerja secara daring dan luring. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran dan pencari kerja di Kalsel.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Ruang Audiovisual Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan dan melibatkan sejumlah pihak, termasuk BP3MI Kalsel, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, BLK Provinsi Kalsel, serta LPKS Mappatnuru.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Polres Tanah Laut Edukasi Siswa SMPN 1 Pelaihari

5 November 2026 - 17:17 WIB

Pemkab Kotabaru Dorong Pembentukan KIM di Seluruh Desa, Perkuat Partisipasi Informasi Masyarakat

5 November 2026 - 14:44 WIB

Jelang Nataru 2027, Diskoperindag Kotabaru Gelar Pasar Murah di Limbur Raya

5 November 2026 - 11:10 WIB

Bupati Kotabaru Audiensi dengan Kemensos, Percepat Persiapan Program Sekolah Rakyat

4 November 2026 - 20:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL