Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

Kab. Banjar · 28 Feb 2026 22:17 WIB

Distan Banjar: Populasi Kerbau Merosot, Tersisa 560 Ekor


 Distan Banjar: Populasi Kerbau Merosot, Tersisa 560 Ekor Perbesar

Martapura, Ricek.ID Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar mencatat tren penurunan populasi kerbau setiap tahunnya. Berdasarkan data Triwulan IV Tahun 2025, jumlah kerbau di wilayah ini kini hanya tersisa 560 ekor.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Distan Banjar, drh. Lulu Vila Vardi, mengungkapkan bahwa lambatnya laju reproduksi menjadi pemicu utama. Berbeda dengan sapi, kerbau memiliki siklus kelahiran yang jauh lebih lama.

“Sistem reproduksi kerbau memang lebih lambat, biasanya hanya melahirkan dua sampai tiga tahun sekali. Akibatnya, pertumbuhan populasi tidak bisa secepat sapi,” ujar Lulu, Sabtu (28/2/2026).

Faktor Lingkungan dan Peralihan Ternak

Selain faktor biologis, menyusutnya habitat alami juga memperparah kondisi ini. Lahan rawa yang selama ini menjadi tempat hidup kerbau mulai beralih fungsi untuk kepentingan lain.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya peternak yang memilih pindah ke budidaya sapi karena dinilai lebih menjanjikan secara ekonomi.

“Daya dukung lingkungan berubah. Sebagian masyarakat juga beralih ke ternak lain yang lebih cepat berkembang, sehingga populasi kerbau terus menurun,” imbuhnya.

Pemetaan Wilayah dan Pasar

Saat ini, populasi kerbau di Kabupaten Banjar hanya terpusat di tiga titik utama. Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Asep Yusup Nugraha Siliwandi, merincikan sebaran tersebut:

• Cintapuri Darussalam: 416 ekor (dominasi kerbau rawa).
• Aranio: 111 ekor (dominasi kerbau sungai/danau).
• Sungai Pinang: 33 ekor.

Meski masih eksis, kerbau belum menjadi komoditas utama di pasar lokal. Perannya masih sebatas pelengkap atau alternatif bagi konsumen.

“Kerbau sifatnya melengkapi. Biasanya baru dicari dan dipotong untuk memenuhi kebutuhan pasar jika stok sapi sedang terbatas,” tutup Asep.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Desa Pekauman Ajak Warga Hidupkan Budaya Cek Kesehatan

16 September 2026 - 13:43 WIB

Bentuk Destana, 50 Warga Desa Teluk Selong Ulu Jadi Garda Awal Bencana

15 September 2026 - 19:10 WIB

Menuju Akhir Kuartal III-2026, Sekda Banjar Minta OPD Percepat Realisasi Pembangunan

15 September 2026 - 19:06 WIB

22 Titik Api Karhutla Tersebar di Lima Kecamatan Kabupaten Banjar

15 September 2026 - 19:03 WIB

Wabup Banjar Lantik 12 Ranting NU se-Kecamatan Beruntung Baru, Ajak Perkuat Sinergi

14 September 2026 - 21:29 WIB

BUSER 690 Bagikan Bantuan BBM Bupati Banjar kepada Relawan Karhutla

14 September 2026 - 21:27 WIB

Trending di ADVERTORIAL