Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

KALIMANTAN · 17 Nov 2024 16:12 WIB

Festival Panahan Tradisional Kalimantan Selatan 2024


 Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Diauddin saat pembukaan Festival Panahan Tradisional Kalimantan Selatan 2024. foto: adpim Perbesar

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Diauddin saat pembukaan Festival Panahan Tradisional Kalimantan Selatan 2024. foto: adpim

Festival Panahan Tradisional tahun 2024 diadakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga di Lapangan Panahan GOR Hasanuddin HM Kota Banjarmasin.

Pembukaan Panahan Tradisional Kalimantan Selatan ini, langsung dilakukan Plh Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar diwakili oleh Plt Kadispora Kalsel Diauddin.

“Festival panahan tradisional ini bukan sekedar ajang kompetisi, namun merupakan wujud nyata kita dalam upaya menjaga, melestarikan serta mengembangkan olahraga tradisional di tengah masyarakat,” ucap Diauddin.

Diauddin mengatakan, di setiap anak panah yang dilepaskan dan setiap busur yang ditarik, terdapat nilai-nilai kearifan lokal dan warisan budaya yang mengandung filosofi mendalam.

“Panahan tradisional bukan sekedar tentang ketepatan, tetapi juga membutuhkan ketenangan jiwa, ketahanan mental dan keseimbangan fisik. Ini merupakan olahraga yang menguji kemampuan fisik sekaligus membentuk karakter yang kuat,” jelasnya.

Lanjutnya, panahan tradisional dalam budaya lokal sudah menjadi identitas masyarakat Kalsel. Olahraga ini juga mencerminkan semangat dan kearifan lokal leluhur kita yang mengajarkan keberanian, ketangkasan serta ketekunan.

“Oleh karena itu, festival ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan, mencintai dan melestarikan warisan budaya khususnya generasi muda serta menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih mencintai, melestarikan dan memajukan budaya bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, Panitia pelaksana Mursyidi menyampaikan, festival panahan tradisional ini dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 16 hingga 17 november 2024.

“Dengan total peserta sebanyak 68 orang dari 8 Kabupaten/Kota di Kalsel. Dengan festival ini juga kedepannya diharapkan panahan tradisional dapat lebih dikenal masyarakat dan tahun depan pesertanya bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya. (adpim)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dividen Meningkat, Pemprov Kalsel Dorong BUMD Bangun Banua Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

6 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Pemprov Kalsel Lepas 498 Kontingen Pramuka Banua Menuju Jambore Nasional XII

6 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kalsel & HUT ke-81 RI, PRSPDNF Fajar Harapan Gelar Jalan Santai Kemerdekaan dengan Busana Adat Nusantara

6 Agustus 2026 - 19:28 WIB

500 Goweser SKPD Meriahkan Peringatan Hari Jadi ke-76 Kalsel & HUT ke-81 RI

6 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting, Pemprov Kalsel Gelar Lomba B2SA & Mars PKK Tingkat Provinsi

6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Matangkan Peluncuran AMDK Bakula Water, BPAM Banjarbakula Targetkan Rampungkan Seluruh Perizinan Agustus 2026

5 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL