Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 26 Okt 2024 10:02 WIB

Haji Fani dan Habib Taufan Optimis Bisa Kelola Objek Wisata Bersejarah di Tabalong


 Haji Fani silaturahim di rumah warga sekitar makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim sekaligus salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma'arif, di Desa Habau  dalam rangkaian program Perbesar

Haji Fani silaturahim di rumah warga sekitar makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim sekaligus salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma'arif, di Desa Habau dalam rangkaian program "Jumat Berkah." (foto : ist/dzr)

TANJUNG – Calon Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, optimis objek wisata bersejarah di Kabupaten Tabalong bisa dikelola, bahkan dikembangkan dengan lebih baik.

Hal itu dia ungkapkan setelah berziarah ke makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim di Desa Habau, RT. 03, Kecamatan Banua Lawas, Tanjung, pada Jumat (25/10/2024) siang.

Oleh Pemprov Kalsel, makam tersebut telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.

“Ke depan kita ingin ada semacam galeri, rumah pintar, hingga taman seni dan budaya. Sebagai fasilitas atau ruang edukasi dalam bentuk audio visual dan pertunjukkan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Tabalong harus segera melakukan pengelolaan secara langsung terhadap berbagai potensi objek wisata, di antaranya objek wisata religi dan tak benda, seperti adat istiadat, kesenian dan kebudayaan.

“Di masa mendatang, budaya dan sejarah daerah kabupaten ini akan menjadi kekayaan yang tak ternilai. Untuk itu harus ada perencanaan mengelola itu secara baik dan profesional,” katanya.

Dia menilai perlu ada deskripsi dari beragam seni, budaya dan tulisan sejarah yang teruji secara ilmiah, kemudian terarsip secara baik. Hingga, lanjut dia, selain menjadi referensi sejarah, itu juga berguna sebagai fasilitas edukasi sekaligus promosi nilai kepariwisataan daerah.

Calon Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani kunjungi makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim di Desa Habau, RT. 03, Kecamatan Banua Lawas, Tanjung, pada Jumat (25/10/2024) siang. (foto : ist/dzr)

Untuk mengelola kekayaan budaya dan kuatnya karakteristik daerah, ragam kuliner serta objek wisata alam yang masih alami, membutuhkan manajemen secara serius, tersistem dan berkelanjutan.

“Hingga Kabupaten Tabalong akan menjadi kota destinasi atau tujuan aneka objek pariwisata yang menarik berbagai peminatnya,” katanya.

Sebelum berziarah, siang itu Haji Fani sengaja datang ke Desa Habau untuk salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma’arif, desa setempat dalam rangkaian program “Jumat Berkah.”

Sebelumnya, calon Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufan juga telah bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus berziarah ke makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim pada Senin (21/10/2024) awal pekan tadi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL