Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 1 Nov 2024 14:20 WIB

Haji Fani – Habib Taufan Optimistis Bisa Kembangkan Potensi Perkebunan Kopi dan Buah di Tabalong


 Haji Fani - Habib Taufan saat bersilaturahmi dengan warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya menyatakan optimistis bisa kembangkan potensi perkebunan kopi dan buah di Tabalong .(ist/dzr) Perbesar

Haji Fani - Habib Taufan saat bersilaturahmi dengan warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya menyatakan optimistis bisa kembangkan potensi perkebunan kopi dan buah di Tabalong .(ist/dzr)

TANJUNG – Calon Bupati Tabalong, Haji Fani, optimistis bisa mengembangkan besarnya potensi perkebunan kopi dan buah-buahan di daerah itu.

Hal itu dia ungkapkan setelah menyerap aspirasi masyarakat Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, terkait potensi UMKM, salah satunya perkebunan kopi dan buah-buahan, Kamis (30/10) malam.

Ihar, warga setempat menyampaikan bahwa desanya memiliki potensi perkebunan kopi yang besar. Hanya saja saat ini minat pasat mulai menurun.

Padahal, sebelumnya para petani sudah pernah mengelola hasil perkebunan tanaman kopi, di antaranya jenis robusta dan liberika.

Ilustrasi : Haji Fani dan Habib Taufan optimis bidang perkebunan salah satunya kopi memiliki potensi besar asal dikelola dengan baik salah satunya sisi pemasarannya. (ist/rnc)

“Potensi UMKM di sini banyak, Pak. Sebelumnya hasil perkebunan kopi pernah dikembangkan. Tapi belakangan produksi perkebunan itu tidak lagi mendapat pasar. Beberapa tahun ini sudah mulai lesu,” kata Ihar, warga setempat, Kamis (30/10/2024) malam.

Mendengar cerita dari Ihar, Haji Fani prihatin. “Padahal saat ini, peminat kopi banyak, bisnis urban berupa restoran, kafe secara khusus mengembangkan kedai kopi. Beragam varian kopi juga dijual di situ,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, harus lebih serius dalam mengelola potensi besar itu.

Bukan hanya kopi, tetapi juga hasil perkebunan hortikultura dengan varian buah jenis yang tergolong langka, dari cempedak, kalangkala, lai, langsat dan rambai.

Ilustrasi : Haji Fani dan Habib Taufan optimis bidang perkebunan salah satunya cempedak memiliki potensi besar asal dikelola dengan baik salah satunya sisi pemasarannya. (ist/yt)

“Kita sudah memiliki bahan bakunya. Saya optimistis, ke depan kita mampu mengembangkan hasil perkebunan buah itu menjadi kuliner sehat, bergizi dengan berbagai jenis varian minuman segar,” ujarnya.

Pemkab Tabalong sendiri pernah mencanangkan empat lokasi seluas 25 hektare lahan di wilayah tengah dan utara sebagai kawasan perkebunan kopi.

Lokasinya berada di Desa Santuun, Nawin, Uwie dan Desa Muara Uya.

“Hanya saja, saat itu pengelolaan perkebunan kopi belum memperhatikan distribusi dan pemasarannya. Karena sebatas membantu petani untuk tidak tergantung pada perkebunan karet sebagai penghasilan utama,” kata Haji Fani.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL