Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

DAERAH · 22 Jan 2026 19:37 WIB

Janji PT Palmina Komitmen Tanggulangi Banjir, DPRD Banjar Bikin Satgas


 Janji PT Palmina Komitmen Tanggulangi Banjir, DPRD Banjar Bikin Satgas Perbesar

Martapura, Ricek.ID — PT Palmina Utama anak perusahaan Julong Group Indonesia siap membuktikan komitmen dalam menanggulangi banjir tahun ini di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso menegaskan, pihak mereka siap membantu menanggulangi banjir dengan perencanaan jangka menengah dan panjang bersama pemerintah daerah.

“Yang penting saya tidak mau bekerja sendiri, saya harus terikat dengan pemerintah atau instansi terkait agar dampak banjir kita bisa hindari dan betul-betul mengenai sasaran (CSR) serta kita buktikan di tahun 2026 ini,” kata Laksono usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat kecamatan Cintapuri Darussalam dan Komisi Gabungan DPRD Banjar, Kamis (22/1/2026).

Solusi jangka menengah dan jangka panjang yang ditawarkan pihak PT Palmina Utama yaitu memberikan bantuan CSR dengan sasaran tepat hingga membangun Water Management System di desa-desa dekat perusahaan.

“Kami minta pemerintah agar duduk bersama untuk membahas CSR yang tepat seperti apa entah itu alat, biaya, atau tenaga kerja. Kemudian untuk jangka panjang kami siap mulai membangun WMS bertahap di desa sekitar mulai dari bulan Mei sampai Oktober, kemudian kita coba di penghujung akhir tahun 2026 sambil melihat kondisi curah hujan nanti,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Banjar, Irwan Bora usai menutup RDP memutuskan untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) terkait persoalan aduan warga serta memastikan tanggung jawab pihak perusahaan dan pemerintah.

“Kami meminta bersama Pemerintah Daerah agar membentuk Satgas mengurai persoalan ini,” tutupnya.

Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan model penyelesaian yang komprehensif, baik dari sisi lingkungan, sosial, ekonomi masyarakat, maupun tata kelola perusahaan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

KNPI Kalsel Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov dalam Pembangunan Kepemudaan

8 Mei 2026 - 09:37 WIB

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Dorong Penguatan Pelayanan Digital

7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

7 Mei 2026 - 18:59 WIB

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman

7 Mei 2026 - 18:31 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Kotabaru Siaga Bencana 2026, Pemkab Ingatkan Ancaman El Nino dan Karhutla

7 Mei 2026 - 07:10 WIB

Trending di DAERAH