Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 20 Jul 2026 19:16 WIB

Kabupaten Banjar Alami 17 Karhutla, Pemkab Berlakukan Siaga Darurat hingga September 2026


 Kabupaten Banjar Alami 17 Karhutla, Pemkab Berlakukan Siaga Darurat hingga September 2026 Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar tetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan mulai 15 Juli hingga 30 September 2026. Keputusan tersevut diambil menyusul meningkatnya potensi bencana pada musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada September mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar pada Senin (20/7/2026).

Dalam Apel tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) tersebut, Yudi mengungkapkan sejak Juni hingga pertengahan Juli 2026 telah terjadi 17 kejadian kebakaran di Kabupaten Banjar dengan luas lahan terdampak lebih dari 117 hektare. Selain itu, sebanyak 130 titik panas juga terpantau di sejumlah wilayah.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada September 2026. Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020, arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta berbagai regulasi yang berlaku, Pemkab Banjar menetapkan status siaga darurat sekaligus membentuk pos komando dan pos lapangan untuk memperkuat penanganan bencana.

“Hingga saat ini telah terjadi Karhutla di sejumlah lokasi, munculnya titik-titik panas, meningkatnya kebakaran permukiman, serta kekurangan air bersih di beberapa wilayah,” ujarnya.

Menurut Yudi, Pemkab Banjar melalui BPBD bersama seluruh perangkat daerah, relawan, TNI, Polri, dan berbagai unsur masyarakat telah mengaktifkan posko siaga darurat beserta personel, peralatan, dan langkah-langkah penanganan.

“Kolaborasi ini harus dipertahankan, karena bencana bukan hanya tanggung jawab BPBD, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Yudi menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur di wilayah masing-masing.

Ia juga meminta ASN menjadi teladan di tengah masyarakat dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, menggunakan air secara hemat, menjaga dokumen penting dari risiko bencana, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain mengingatkan ancaman Karhutla dan kekeringan, Yudi juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan mengingat Pemkab Banjar telah memasuki semester II tahun anggaran 2026.

“Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan secara optimal agar seluruh program dan kegiatan dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak, DP3AKB Bersama PKK Provinsi Kalsel Gelar Sosialisasi CEPAK

21 Juli 2026 - 06:36 WIB

Melalui Kuliner & Digitalisasi Masyarakat Kalsel, Festival Kuliner Banua 2026 Perkuat Ekonomi Kerakyatan

21 Juli 2026 - 06:33 WIB

Buka Kejurda Pelajar Banjar 2026, Pemkab Jaring Bibit Atlet Berprestasi

21 Juli 2026 - 06:30 WIB

Rapat Persiapan HUT RI ke-81 & Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Target Laksanakan 500 Event Melibatkan Masyarakat

21 Juli 2026 - 06:28 WIB

Perkuat Sinergi dengan Warga Banjar di Malaysia, Prodi Teknologi Hasil Perikanan ULM Gelar PKM Internasional

21 Juli 2026 - 05:45 WIB

Masuki Semester II 2026, Bupati Banjar Minta SKPD Perkuat Sinergi Percepat Pencapaian Target Pembangunan

20 Juli 2026 - 19:18 WIB

Trending di ADVERTORIAL