Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

Kab. Banjar · 1 Agu 2024 19:56 WIB

Kabupaten Banjar Siaga Karhutla, BMKG Bikin Hujan Buatan


 Seremoni apel siaga Karhuta Kabupaten Banjar, Rabu (31/7/2024). foto-mc banjar Perbesar

Seremoni apel siaga Karhuta Kabupaten Banjar, Rabu (31/7/2024). foto-mc banjar

Kabupaten Banjar kini berstatus Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Status ini resmi ditetapkan oleh pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ditandai apel pada Rabu (31/7/2024).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Warsita, mengatakan status Siaga Darurat Karhutla berlangsung hingga 31 Oktober mendatang, sebagai upaya pencegahan sekaligus persiapan menghadapi musim kemarau ekstrem akibat El-Nino.

“Saat ini memang belum terjadi karhutla di Kabupaten Banjar, namun perlu ada upaya – upaya antisipasi mengingat tahun sebelumnya sampai kabut tebal,” ujar Warsita, usai apel kemarin.

Warsita bilang pihaknya sudah mendeteksi adanya 23 titik panas atau hotspot di kawasan hutan.

“Di wilayah Kecamatan Pengaron dan Sungai Pinang. Kebanyakan hotspot berada di kawasan hutan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan sampai 11 Agustus mendatang.

Itu dilakukan sebagai antisipasi Karhutla dan kekeringan di wilayah strategis yaitu Kabupaten Banjar, Banjarbaru, dan Tanah Laut.

“Karena daerah tersebut berada di ring pertama dekat Bandara Syamsuddin Noor. Kami mengantisipasi adanya kabut asap akibat karhutla, karena akan mengganggu pada penerbangan,” ujar Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Banjar. Rabu (31/7/2024).

Suria lantas mengapresiasi langkah Pemkab Banjar bersama BPBD menetapkan status siaga karhutla. Banjar, kata Suria, menjadi kabupaten pertama yang menetapkan status.

Pemprov Kalsel sendiri, lanjut Suria, akan menetapkan status serupa jika sudah ada minimal dua daerah yang menerapkan.

“Syaratnya minimal dua daerah baru provinsi dapat menetapkan status siaga darurat karhutla. Kecuali jika dalam keadaan mendesak. Pemprov sendiri juga akan membantu dalam penanganan apabila memang sangat urgensi,” tegasnya.

Berkaca dari sebelumnya, Suria tidak ingin terulang lagi terjadi bencana asap. “Transportasi dan kesehatan terganggu, ekonomi menurun, pendidikan terhambat, apalagi kalau sempat mengganggu negara tetangga ini bisa menjadi masalah besar,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Distan Banjar Wajibkan Pengukuran Lahan Baru Pakai Sistem Poligon

5 Mei 2026 - 21:25 WIB

Dukung Smart City, Pemkab Banjar Ikut Selesaikan Masalah Tematik Banjarbakula

5 Mei 2026 - 21:18 WIB

Momentum Hardiknas, Bupati Banjar Ajak Hidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL