Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 12 Nov 2025 13:43 WIB

Kalsel Siaga Bencana: Sekdaprov Ingatkan Peningkatan Curah Hujan Hingga Awal Tahun


 Kalsel Siaga Bencana: Sekdaprov Ingatkan Peningkatan Curah Hujan Hingga Awal Tahun Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), M. Syarifuddin, mengimbau seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Imbauan ini disampaikan seiring laporan peningkatan curah hujan di wilayah Kalsel.

Menurut Syarifuddin, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), curah hujan diperkirakan akan terus meningkat hingga awal tahun 2026.

“Tadi dari BNPB sudah menyampaikan bahwa curah hujan mulai meningkat di beberapa daerah. Karena itu, kita harus siaga dan siap menghadapi kemungkinan bencana,” kata Syarifuddin usai memimpin Apel Siaga Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) di Banjarbaru, Rabu (12/11/2025).

Perintah Kesiapsiagaan dan Mitigasi

Syarifuddin menegaskan bahwa saat ini Kalsel berada dalam kondisi siaga, sehingga seluruh unsur terkait diinstruksikan untuk berkoordinasi secara optimal di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BNPB.

Ia juga menekankan tiga poin penting dalam menghadapi musim hujan:

  1. Pemetaan Wilayah Rawan Bencana: Pemerintah daerah diminta melakukan mitigasi dan pemetaan wilayah rawan, terutama di daerah aliran sungai dan kawasan dataran rendah. Pemetaan yang akurat akan mempercepat langkah penanganan darurat.
  2. Penyediaan Logistik: Peralatan dan logistik penanggulangan bencana harus disiagakan sejak dini untuk menjamin evakuasi dan penanganan darurat dapat dilakukan tanpa hambatan. “Kalau perlengkapan sudah siap, maka kita bisa bergerak cepat membantu masyarakat,” tambahnya.
  3. Partisipasi Masyarakat: Sekdaprov mengimbau masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang berpotensi menyumbat saluran air dan memicu banjir.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran dan kebersamaan masyarakat sangat penting dalam mencegah banjir,” tegasnya.

Syarifuddin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa koordinasi dan kesiapsiagaan bersama adalah kunci utama dalam menghadapi musim hujan tahun ini.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Juri STBM Award Kalsel Turun ke Mahela, Pemkab HST Diuji Wujudkan Sanitasi Berbasis Perubahan Perilaku

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSJ Sambang Lihum Tingkatkan Kesiapsiagaan Lindungi Pasien di Tengah Ancaman Karhutla

8 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Perkuat Mitigasi Karhutla, RSJ Sambang Lihum Sambut Dukungan Infrastruktur dari Pemprov Kalsel

8 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Ungkap Perdagangan Ilegal Satwa Dilindungi, Polda Kalsel Sita 57,8 Kg Sisik Trenggiling & Paruh Rangkong

8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Pemprov Kalsel Dorong SMK Lebih Mandiri Kelola Keuangan & Kembangkan Unit Usaha Melalui BLUD

8 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Safari GEMARIKAN, Pemprov Kalsel Dorong Masyarakat Kotabaru Jadikan Ikan Bagian dari Pola Makan Keluarga

7 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL