Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

EKOBIS · 9 Okt 2026 18:50 WIB

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika


 Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika Perbesar

Ricek.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, pastikan kesiapan layanan telekomunikasi untuk mendukung kenyamanan hingga 200 ribu penonton yang diperkirakan menghadiri Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

Dalam peninjauan langsung ke kawasan sirkuit pada Kamis (8/10/2026), Meutya mengecek kesiapan penguatan jaringan seluler melalui empat Base Transceiver Station (BTS) bergerak, sekaligus pengawasan penggunaan spektrum frekuensi radio yang menjadi penopang komunikasi selama penyelenggaraan balapan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengamankan lebih dari 250 kebutuhan frekuensi radio untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari komunikasi tim balap, keselamatan perlombaan, hingga penyiaran internasional. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh sistem komunikasi dapat beroperasi tanpa saling mengganggu.

“Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan komunikasi yang andal. Mulai dari keselamatan pembalap, koordinasi penyelenggara, hingga penyiaran ke berbagai negara, semuanya bergantung pada pengelolaan frekuensi yang baik. Kami ingin memastikan seluruh sistem tersebut siap mendukung kelancaran balapan,” ujar Meutya.

Dalam peninjauan tersebut, Meutya juga berbincang langsung dengan Herlin Kurnia Wulandari, Pengendali Frekuensi Radio Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Mataram, yang memperlihatkan kesiapan teknis pengawasan spektrum frekuensi radio untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Herlin menjelaskan persiapan pengawasan penggunaan frekuensi, termasuk langkah antisipasi terhadap potensi gangguan komunikasi selama balapan berlangsung. Meutya turut mengapresiasi peran para petugas teknis di lapangan yang memastikan kebutuhan komunikasi penyelenggara, tim balap, dan penyiaran internasional dapat berjalan dengan baik.

“Pengelolaan frekuensi dalam ajang sebesar MotoGP sangat kompleks. Ada berbagai sistem komunikasi yang harus bekerja secara bersamaan tanpa saling mengganggu. Di saat yang sama, jaringan seluler juga harus mampu melayani kebutuhan pengunjung. Inilah yang kami pastikan melalui koordinasi dan pengawasan langsung di lapangan,” jelas Meutya.

Dalam kunjungan tersebut, Meutya juga berkoordinasi dengan Technical Senior Manager MotoGP Noemí Lacasa Ruiz, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar, serta jajaran Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk memastikan kesiapan seluruh sistem komunikasi menjelang balapan.

Di sela-sela persiapan dan sesi latihan, Meutya menyempatkan diri menyapa dua pembalap Indonesia yang akan berlaga di MotoGP Mandalika 2026, yakni Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Suryo Aji di kelas Moto2.

Meutya menyampaikan dukungan dan semangat kepada kedua pembalap yang membawa nama Indonesia di ajang balap motor internasional tersebut.

“Senang sekali bisa bertemu langsung dengan Veda dan Mario yang akan membawa nama Indonesia di hadapan penonton dunia. Semoga keduanya dapat tampil maksimal, menjaga keselamatan, dan memberikan hasil terbaik. Apa pun hasilnya nanti, keberanian dan kerja keras mereka untuk bersaing di tingkat dunia patut kita dukung,” ujar Meutya.

Meutya menegaskan Kemkomdigi akan terus melakukan pemantauan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika untuk mengantisipasi potensi gangguan frekuensi maupun kendala layanan telekomunikasi.

“Kami ingin memastikan balapan berlangsung aman, seluruh sistem komunikasi bekerja dengan baik, dan masyarakat dapat menikmati MotoGP Mandalika dengan nyaman. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk mendukung keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional,” pungkas Meutya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme & Jaga Dunia Usaha

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kapolda NTB Uji Jalur Penonton hingga Sirkuit Menjelang MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

11 Proyek Hilirisasi Diluncurkan di IWIP, Investasi Kawasan Terus Diperluas

8 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di EKOBIS