Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

Soppeng · 11 Feb 2025 18:34 WIB

Ketua Gugus I Soppeng Tekankan Pentingnya Memaknai Aturan dengan Bijak dalam Pertemuan KKG PAI Lalabata


 Ketua Gugus I Soppeng Tekankan Pentingnya Memaknai Aturan dengan Bijak dalam Pertemuan KKG PAI Lalabata Perbesar

Riceknews.Id –  Dalam pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Lalabata, Ketua Gugus I Soppeng, Abdul Asis, S.Pd.I, memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya memahami dan memaknai aturan dengan bijak agar tidak terjebak pada opini pribadi yang sempit.

Acara yang dihadiri oleh para guru PAI ini menjadi momentum refleksi bersama dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Abdul Asis mengingatkan bahwa aturan bukan hanya sekadar teks yang harus dihafal atau ditaati secara kaku, melainkan harus dipahami secara mendalam agar penerapannya dapat membawa kebaikan bagi semua pihak.

“Sering kali kita terjebak dalam opini pribadi tanpa menyadari bahwa aturan telah memiliki landasan yang jelas dan bertujuan untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Menurut Abdul Asis, keterbukaan menerima kebenaran adalah tanda kebesaran jiwa. Ia menegaskan bahwa seringkali seseorang lebih memilih mempertahankan pendapat sendiri daripada menerima kebenaran yang lebih besar.

“Dalam dunia pendidikan, sikap terbuka untuk menerima masukan dan memahami aturan secara objektif akan memberikan manfaat lebih luas, baik bagi guru maupun peserta didik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Asis menekankan bahwa seorang pendidik yang bijak bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga terus belajar dari setiap kebenaran yang ditemui.

“Jangan sampai kita lebih sibuk mempertahankan ego daripada mencari pemahaman yang lebih baik,” tegasnya.

Pesan tersebut disambut dengan refleksi mendalam oleh para peserta KKG. Mereka menyadari pentingnya mengendalikan ego dan opini pribadi agar dapat menjalankan tugas sebagai pendidik dengan profesional dan memberikan teladan positif bagi siswa.

Abdul Asis berharap para guru PAI tidak hanya memahami aturan secara tekstual, tetapi juga mampu menggali makna dan esensi di baliknya. Dengan demikian, aturan menjadi pedoman yang mencerahkan perjalanan pendidikan, bukan sekadar batasan.

Pewarta: Taufik

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemkab Soppeng Gelar Rapat Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi: Serapan Rendah Picu Keprihatinan

4 Juli 2025 - 13:53 WIB

KKG Gugus 1 Soppeng Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Deep Learning dan Kecerdasan Artifisial

1 Juli 2025 - 19:03 WIB

Festival Ramadhan Kids Gugus 3 Soppeng Sukses Digelar, 14 Sekolah Ramaikan Ajang Islami Perdana

23 Maret 2025 - 18:06 WIB

SDN 140 Masumpu Lolos sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google, Bukti Semangat Inovasi dari Sekolah Pinggiran

23 Maret 2025 - 17:59 WIB

SDN 7 Salotungo Raih Predikat Sekolah Rujukan Google, Bukti Transformasi Digital Pendidikan Dasar di Soppeng

21 Maret 2025 - 17:51 WIB

280 Siswa SDN 3 Lemba Terima Makanan Bergizi Gratis, Pemkab Soppeng Resmi Luncurkan Program MBG

18 Maret 2025 - 17:32 WIB

Trending di Soppeng