Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Kab. Banjar · 2 Okt 2024 17:48 WIB

Lima Sekolah di Kabupaten Banjar Terima Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024


 Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). foto-istimewa Perbesar

Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). foto-istimewa

Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Lima sekolah tersebut yakni MAN 3 Banjar, SDN Sungai Tabuk Kota 1, SMPN 2 Sambung Makmur, SMPN 2 Sungai Tabuk, dan SMPN 7 Karang Intan.

Penyerahan penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 diserahkan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, di Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Wamen LHK Alue Dohong mengatakan, bahwa jumlah penerima penghargaan Adiwiyata meningkat sebesar 30,43 persen. Dari 552 sekolah tahun 2023 menjadi 720 sekolah pada tahun 2024.

720 sekolah tersebut terdiri dari 208 sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari 22 provinsi serta 512 sekolah yang mendapat Adiwiyata Nasional dari 31 provinsi.

“Peningkatan ini artinya semakin banyak sekolah yang menerapkan praktik dan perilaku ramah lingkungan di sekolahnya,” kata Alue.

Alue berharap perilaku ramah lingkungan yang dilaksanakan akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya.

Dengan capaian dalam hal peningkatan kualitas lingkungan, Alue juga berharap hal itu dapat menjadi dasar percepatan Indonesia untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030, mempersiapkan bangsa menuju Indonesia Emas tahun 2045 serta karbon netral tahun 2060 atau lebih cepat.

Menurutnya, pada tahun 2024 dan seterusnya akan dilakukan pengembangan di mana akan lebih banyak lagi sekolah tingkat SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai SMA atau Madrasah Aliyah (MA) dan sederajat yang menerapkan dan membuat inovasi di dalam mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

50 Relawan Destana Teluk Selong Ulu Siap Hadapi Bencana

28 September 2026 - 12:50 WIB

Upaya Pemulihan Pasca Kebakaran, Desa Pesayangan Selatan Renovasi Musala As-Sa’adah

23 September 2026 - 21:33 WIB

RKP Desa Pesayangan Selatan Tahun 2027 Tekankan Sinergitas & Prioritas Pembangunan

23 September 2026 - 21:28 WIB

Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Karhutla

22 September 2026 - 12:59 WIB

Pemdes Pekauman Tetapkan Usulan Prioritas Musrenbang

21 September 2026 - 15:41 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL