Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Banjar · 2 Okt 2024 17:48 WIB

Lima Sekolah di Kabupaten Banjar Terima Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024


 Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). foto-istimewa Perbesar

Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). foto-istimewa

Lima sekolah di Kabupaten Banjar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Lima sekolah tersebut yakni MAN 3 Banjar, SDN Sungai Tabuk Kota 1, SMPN 2 Sambung Makmur, SMPN 2 Sungai Tabuk, dan SMPN 7 Karang Intan.

Penyerahan penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 diserahkan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, di Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Wamen LHK Alue Dohong mengatakan, bahwa jumlah penerima penghargaan Adiwiyata meningkat sebesar 30,43 persen. Dari 552 sekolah tahun 2023 menjadi 720 sekolah pada tahun 2024.

720 sekolah tersebut terdiri dari 208 sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari 22 provinsi serta 512 sekolah yang mendapat Adiwiyata Nasional dari 31 provinsi.

“Peningkatan ini artinya semakin banyak sekolah yang menerapkan praktik dan perilaku ramah lingkungan di sekolahnya,” kata Alue.

Alue berharap perilaku ramah lingkungan yang dilaksanakan akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya.

Dengan capaian dalam hal peningkatan kualitas lingkungan, Alue juga berharap hal itu dapat menjadi dasar percepatan Indonesia untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030, mempersiapkan bangsa menuju Indonesia Emas tahun 2045 serta karbon netral tahun 2060 atau lebih cepat.

Menurutnya, pada tahun 2024 dan seterusnya akan dilakukan pengembangan di mana akan lebih banyak lagi sekolah tingkat SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai SMA atau Madrasah Aliyah (MA) dan sederajat yang menerapkan dan membuat inovasi di dalam mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

DKUMPP Banjar Laksanakan Pembinaan & Pendampingan UMKM Inklusif Pengaron

10 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Satpol PP Terjunkan 71 Personel Amankan Banjar Bersholawat di Martapura

10 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Warga Desa Salat Makmur Alami Kekeringan, BPBD Banjar Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih

9 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Kabupaten Banjar Berhasil Kawinkan Gelar Piala Gubernur Kalsel & Pangdam Cup XXII

9 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Hadapi Kekeringan & Serangan Tungro, Distan Banjar Andalkan Pertanian Modern PM-AAS

9 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL