Ricek.ID – Pemerintah Desa Pesayangan Selatan bersama masyarakat mulai melakukan renovasi Musala As-Sa’adah yang sempat mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Perbaikan ini dilakukan agar musala tersebut dapat segera dipergunakan kembali secara optimal oleh warga sekitar untuk beribadah dan kegiatan keagamaan.
Pambakal Desa Pesayangan Selatan, Muhammad Thoha, menyampaikan proses rehabilitasi musala ini dapat terlaksana berkat adanya dukungan dana dari pemerintah daerah serta bantuan kemitraan sektor perbankan.
“Rehabilitasi Musala As-Sa’adah ini didukung oleh dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Banjar sebesar Rp50 juta alokasi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel,” ujarnya.

Thoha menambahkan, pihak desa beserta seluruh elemen masyarakat sangat mengapresiasi perhatian dan bantuan yang telah disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar dan Bank Kalsel. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dalam mempercepat pemulihan sarana ibadah warga yang rusak akibat kebakaran.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Banjar dan Bank Kalsel. Dengan adanya bantuan dana ini, kami bersama warga bergotong royong melanjutkan proses perbaikan agar Musala As-Sa’adah dapat kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Pesayangan Selatan,” lanjutnya.
Pemerintah Desa Pesayangan Selatan berharap proses renovasi dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga masyarakat sekitar dapat menjalankan ibadah secara nyaman dan aman.













