Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

Pemprov Kalsel · 8 Des 2025 20:02 WIB

Meratus Resmi Geopark Global UNESCO, Pemprov Kalsel Jamin Lindungi dari Penambangan


 Meratus Resmi Geopark Global UNESCO, Pemprov Kalsel Jamin Lindungi dari Penambangan Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmen perlindungan kawasan setelah Geopark Meratus resmi menyandang status UNESCO Global Geopark (UGGp). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dari Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, beberapa waktu lalu.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa pengakuan internasional dari UNESCO ini merupakan kebanggaan besar bagi Banua sekaligus tanggung jawab untuk memperkuat konservasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak terkait potensi penambangan yang dikhawatirkan mengancam kawasan, Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Isharwanto, memberikan jaminan tegas.

“Lokasi-lokasi yang masuk UNESCO sudah didelineasi, dipetakan, dan itu tidak boleh diganggu. Tidak akan ditambang,” tegas Isharwanto di Banjarbaru, Senin (8/12/2025).

Komitmen Pusat dan Regulasi Ketat

Isharwanto menjelaskan, komitmen perlindungan kawasan Meratus ini juga datang dari pemerintah pusat. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya menjaga situs-situs geologi dan budaya yang bernilai tinggi.

“Presiden Prabowo berkomitmen menyelamatkan situs-situs berharga. Kawasan UNESCO tidak boleh diganggu,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa seluruh zona pada kawasan UNESCO telah didelineasi dan dipetakan secara detail, sehingga batas-batas kawasan terlindungi secara regulatif dan pengawasan lingkungan diterapkan secara ketat.

Ancaman Status Dicabut

Isharwanto turut mengingatkan bahwa penilaian UNESCO dilakukan secara periodik setiap empat tahun. Status Geopark Global ini dapat terancam jika rencana kegiatan konservasi tidak berjalan sesuai komitmen.

“Geopark internasional tidak boleh dibiarkan stagnan. Kalau rencana kegiatannya tidak sesuai, bisa kena yellow card dan kalau tidak diperbaiki, status UNESCO bisa hilang,” jelas Isharwanto.

Ia menambahkan bahwa seluruh catatan UNESCO selama ini telah diperbaiki, dan kondisi Geopark Meratus dinilai baik. Penghargaan yang diterima kali ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga kelestarian kawasan, sekaligus mendorong ekonomi lokal berbasis konservasi.

Acara penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri oleh dua menteri, empat gubernur, dan dua belas bupati, serta tokoh-tokoh pemangku kepentingan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Disdukcapil Kalsel Monitoring Perekaman KTP-el Pemilih Pemula di SMAN 1 Banjarbaru

16 September 2026 - 20:05 WIB

Pemprov Kalsel Tegaskan Layanan Publik & Penguatan Fiskal Jadi Fokus RAPBD 2027

16 September 2026 - 20:03 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Trending di ADVERTORIAL