Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

EKOBIS · 15 Des 2022 17:19 WIB

Monitoring Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Jelang Nataru


 Pemko Banjarmasin bersama Forkopimda monitoring harga dan stok kebutuhan pokok jelang Nataru di Pasar Sentra Antasari Perbesar

Pemko Banjarmasin bersama Forkopimda monitoring harga dan stok kebutuhan pokok jelang Nataru di Pasar Sentra Antasari

Pemerintah Kota Banjarmasin bersama jajaran Forkopimda monitoring harga dan stok bahan kebutuhan pokok jelang hari raya natal dan tahun baru (Nataru).

Kegiatan terpusat di Pasar Sentra Antasari yang menjadi salah satu lokasi utama distribusi bahan Pangan di Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina mengatakan, hasil monitoring menunjukkan penyebab tingginya angka Inflasi di kota Banjarmasin, termasuk beras lokal dan daging sapi yang mengalami lonjakan harga.

“Beras Banjar ada di kisaran Rp15.000 hingga Rp18.000 per liter, sementara daging yang biasanya Rp130.000 kini Rp160.000,” ungkapnya.

Lanjut Ibnu Sina, kebiasaan masyarakat dengan satu jenis beras menjadikan stok menipis dan mengalami lonjakan harga. Karenanya masyarakat dapat mencoba jenis beras lain dengan harga yang juga terjangkau.

“Mungkin karena tuntutan ekonomi dan sebagainya, masyarakat bisa saja kalau mau bergeser ke jenis beras Sulawesi atau Pemanukan (Jawa Barat) misalnya yang sama seperti beras lokal Banjar, harganya lebih murah, sekitar Rp11.000 atau Rp12.000,” bebernya.

Ibnu Sina menekankan, agar distribusi bahan pangan tidak mengalami gangguan dan harga dapat dikendalikan, pihak terkait melakukan koordinasi dan pemantauan dalam enam bulan ke depan.

“Perlu ada upaya menekan laju inflasi, kami imbau masyarakat jangan sampai terjadi Panic Buying. Semoga pengendalian inflasi segera dapat kita capai,” harapnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menkeu Suahasil Tegaskan Keuangan Negara Harus Sehat & Kredibel

14 September 2026 - 21:41 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

14 September 2026 - 21:39 WIB

Lindungi Petani Hadapi El Nino, Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare

13 September 2026 - 20:41 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Bawang Merah Brebes ke Thailand

13 September 2026 - 20:39 WIB

BRI Dukung Industri Olahraga Berdampak bagi UMKM

12 September 2026 - 19:16 WIB

Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung

12 September 2026 - 11:52 WIB

Trending di ARTIKEL