Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Banjar · 5 Agu 2024 19:10 WIB

Monyet Malang Ini Dirawat Petugas DPKP Banjar Usai Dievakuasi


 Seekor monyet dievakuasi hingga dirawat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar. foto-haris Perbesar

Seekor monyet dievakuasi hingga dirawat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar. foto-haris

Seekor monyet bernasib malang dievakuasi hingga dirawat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar.

Hewan primata itu diselamatkan dari atap rumah di Jalan Pintu Air Tanjung Rema, Martapura, Kabupaten Banjar, setelah menerima laporan warga, Senin (5/8/2024).

Terdapat luka bakar di bagian tubuh dan ekornya. Kondisinya lemah dan kurus. Saking lemahnya, monyet liar itu tidak dapat menggerakkan ototnya.

Dari luka bakar itu, para petugas DPKP Banjar langsung mengenalinya. “Ini monyet yang kena setrum aliran listrik bertegangan tinggi pada Kamis 18 Juli lalu,” ucap Andri Rifai didampingi Hafiz dan Obi, petugas DPKP Banjar yang menangani monyet tersebut.

Pada Kamis itu, kata Andri, pihaknya menerima laporan warga bahwa seekor monyet kesetrum pada kabel listrik bertegangan tinggi di Jalan Pintu Air. Akibatnya, terjadi korslet dan listrik padam. Peristiwa itu disaksikan warga.

“Setelah dicari, petugas tidak menemukan monyet tersebut. Hingga dua pekan berselang baru ditemukan dengan kondisi sudah memprihatinkan,” ungkap Andri.

Selesai proses evakuasi, petugas langsung mengantar monyet itu ke tim medis hewan di Dinas Pertanian Banjar, guna diberi perawatan.

“Kondisinya demam, panasnya mencapai empat puluh derajat, juga tidak dapat makan meski disuapi. Setelah diberikan penenang dan obat demam, baru ia bisa tidur untuk beristirahat,” ungkap Andri.

Kini, monyet ini dalam pangkuan petugas DPKP Banjar. Biasanya hewan yang dievakuasi dikarantina dulu selama 3 hari, kemudian dirilis bebas ke kawasan hutan. Itu sudah jadi SOP DPKP Banjar.

“Untuk monyet ini kami berinisiatif menunggu dulu hingga dia benar – benar sembuh. Setidaknya bisa menggerakkan tubuhnya untuk makan, baru kami lepas liarkan,” pungkasnya.

Penulis: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang

12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Kabupaten Banjar Teguhkan Komitmen Menata & Menjaga Daerah dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-76

12 Agustus 2026 - 18:04 WIB

DPRD & Pemkab Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 & KUA-PPAS 2027

12 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat

12 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Persemar Berhasil Kawinkan Dua Gelar, Bupati Banjar Berikan Bonus 25 Juta

11 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL