Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

Kab. Banjar · 5 Mei 2025 19:25 WIB

Pemkab Banjar Gelar Rakor KLA, Targetkan Predikat Nindya


 Pemkab Banjar Gelar Rakor KLA, Targetkan Predikat Nindya Perbesar

Riceknews.Id – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) menggelar rapat koordinasi (rakor) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Aula Barakat Martapura, Senin (5/5/2025) pagi.

Rakor dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur. Acara ini dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas P2AP3KB H Aswadi, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta anggota Gugus Tugas KLA Kabupaten Banjar.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banjar yang dibacakan oleh Ikhwansyah, disampaikan bahwa Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan program unggulan yang bertujuan untuk memastikan pemenuhan hak-hak anak secara optimal di Kabupaten Banjar.

“Melalui rakor ini, kita berupaya menyusun langkah-langkah konkret agar Kabupaten Banjar dapat menjadi Kabupaten Layak Anak bagi generasi penerus kita. Saat ini, kita menghadapi tantangan besar terkait isu kekerasan terhadap anak, masalah pendidikan, serta aksesibilitas lainnya,” ungkap Ikhwansyah.

Lebih lanjut, Ikhwansyah menekankan pentingnya kerja sama yang baik dengan seluruh pihak terkait untuk mewujudkan Kabupaten Banjar yang layak bagi anak-anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3AP2KB Banjar, Merilu Ripner, menjelaskan bahwa tujuan rakor ini adalah untuk meningkatkan sinergitas dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), khususnya di Kabupaten Banjar. Tahapan selanjutnya adalah evaluasi dan monitoring (e-monev) KLA, yang akan diikuti dengan verifikasi lapangan secara virtual oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada 16 Mei mendatang.

“Melalui rakor ini, kita menyamakan persepsi dan mempersiapkan segala hal untuk proses verifikasi nanti. Setelah tiga tahun berturut-turut meraih predikat Pratama dan dua tahun Madya, tahun lalu kita hanya kekurangan 16 poin untuk mencapai Nindya. Harapan kami, tahun ini kita mampu meraih predikat Nindya atau bahkan meningkat ke predikat Utama,” ujar Merilu.

Ia menambahkan bahwa langkah antisipasi untuk mengatasi kekurangan 16 poin tersebut adalah dengan melengkapi data pendukung dan meningkatkan sinergi di berbagai klaster. Kekurangan-kekurangan tersebut telah disampaikan dalam rakor kali ini.

“Diharapkan dengan adanya rakor ini, seluruh anggota Gugus Tugas KLA dapat bekerja sama untuk mewujudkan Kabupaten Banjar Layak Anak, demi meraih predikat yang lebih tinggi. Yang terpenting adalah upaya kita dalam pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Distan Banjar Wajibkan Pengukuran Lahan Baru Pakai Sistem Poligon

5 Mei 2026 - 21:25 WIB

Dukung Smart City, Pemkab Banjar Ikut Selesaikan Masalah Tematik Banjarbakula

5 Mei 2026 - 21:18 WIB

Momentum Hardiknas, Bupati Banjar Ajak Hidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL