Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Banjarbaru · 7 Des 2024 18:45 WIB

Pilkada Banjarbaru? Ini Pandangan HM. Syarbani Khaira


 HM. Syarbani Khaira, salah satu Cendkiawan Muslim Banua Perbesar

HM. Syarbani Khaira, salah satu Cendkiawan Muslim Banua

Riceknews.Id –  Cendekiawan Muslim Banua HM. Syarbani Khaira, memberikan pandangannya terhadap perdebatan yang terjadi di Banua Kalimantan Selatan yaitu Pilkada di Kota Banjarbaru.

Dalam video di kanal media sosialnya @syarbani.2014, ia memperkenalkan dirinya sebagai seorang Dosen di salah satu Universitas di Kalimantan Selatan dan juga mantan wartawan.

Syarbani Khaira mengungkap, dirinya banyak ditanya soal sikap oleh rekan-rekannya terhadap pilkada di Banjarbaru.

Dari referensi dan juga kajian yang ia lakukan, menurutnya Banjarbaru tidak ada yang harus diperdebatkan lebih jauh, ia lebih cendrung mengambil sikap tidak usah membuat ini lebih besar.

“Tugas kita ini kan panjang lima tahun lagi tidak terasa kita persiapan lagi pileg dan pilkada, kenapa misalkan kita tidak menyiapkan diri untuk selanjutnya.Secara norma kepemimpinan hanya lima tahun,” cetusnya.

Oleh karena itu menurutnya yang juga merupakan Pendiri Rabithah Melayu Banjar, ditengah perdebatan ini banyak energi yang terbuang, ia menyerukan untuk mengadvokasi masyarakat mengambil kesepakatan untuk menciptakan kepemimpinan yang akan datang menjadi lebih baik, baik Presiden, Gubernur maupun Bupati dan Walikota.

“Saya rasa sebuah langkah yang lebih realistis, karena kalau ini berlarut-larut yang rugi kita sendiri pemerintah tidak bisa jalan,” terangnya.

Ia juga mengingat kejadian politik pada 2003 Gubernur Kalsel, dimana saat itu gubernur digulingkan, berakhir pada pemerintahan tidak bisa berjalan.

“Saya jadi teringat kejadian 2003 ketika gubernur kalsel Sjachriel Darham mau digulingkan, saya kebetulan berada di Jakarta bertemu teman wartawan dari salah satu media terkemuka dia bukan menanya, dia bukan menanya, bilang kamu pikir baik-baik ini yang rugi masyarakat, dan akhirnya benar penggulingan terhadap gubernur juga gagal, pemerintahan tidak jalan ini kira-kira yang patut kita renungkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Nyata Jaga Ekosistem, Juara I Festival Sungai Kemuning Tangkap Total 174 Kg Ikan Sapu-Sapu

23 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Festival Ikan Sapu-Sapu Banjarbaru Berhasil Angkut 2,4 Ton Ikan Invasif dari Sungai Kemuning

23 Agustus 2026 - 18:30 WIB

KSAL Turun Langsung Pastikan Karhutla Banjarbaru Terkendali

23 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas, Sekolah Banjarbaru Masuk Pukul 09.00

21 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Pemko Banjarbaru Kebut Jalan Tembus Purnawirawan–Guntung Manggis, Buka Akses & Titik Ekonomi Baru

21 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Wali Kota Banjarbaru Serahkan 104 Sertifikat Tanah Wakaf kepada 53 Lembaga

20 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Trending di Banjarbaru