Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Banjarbaru · 7 Des 2024 18:45 WIB

Pilkada Banjarbaru? Ini Pandangan HM. Syarbani Khaira


 HM. Syarbani Khaira, salah satu Cendkiawan Muslim Banua Perbesar

HM. Syarbani Khaira, salah satu Cendkiawan Muslim Banua

Riceknews.Id –  Cendekiawan Muslim Banua HM. Syarbani Khaira, memberikan pandangannya terhadap perdebatan yang terjadi di Banua Kalimantan Selatan yaitu Pilkada di Kota Banjarbaru.

Dalam video di kanal media sosialnya @syarbani.2014, ia memperkenalkan dirinya sebagai seorang Dosen di salah satu Universitas di Kalimantan Selatan dan juga mantan wartawan.

Syarbani Khaira mengungkap, dirinya banyak ditanya soal sikap oleh rekan-rekannya terhadap pilkada di Banjarbaru.

Dari referensi dan juga kajian yang ia lakukan, menurutnya Banjarbaru tidak ada yang harus diperdebatkan lebih jauh, ia lebih cendrung mengambil sikap tidak usah membuat ini lebih besar.

“Tugas kita ini kan panjang lima tahun lagi tidak terasa kita persiapan lagi pileg dan pilkada, kenapa misalkan kita tidak menyiapkan diri untuk selanjutnya.Secara norma kepemimpinan hanya lima tahun,” cetusnya.

Oleh karena itu menurutnya yang juga merupakan Pendiri Rabithah Melayu Banjar, ditengah perdebatan ini banyak energi yang terbuang, ia menyerukan untuk mengadvokasi masyarakat mengambil kesepakatan untuk menciptakan kepemimpinan yang akan datang menjadi lebih baik, baik Presiden, Gubernur maupun Bupati dan Walikota.

“Saya rasa sebuah langkah yang lebih realistis, karena kalau ini berlarut-larut yang rugi kita sendiri pemerintah tidak bisa jalan,” terangnya.

Ia juga mengingat kejadian politik pada 2003 Gubernur Kalsel, dimana saat itu gubernur digulingkan, berakhir pada pemerintahan tidak bisa berjalan.

“Saya jadi teringat kejadian 2003 ketika gubernur kalsel Sjachriel Darham mau digulingkan, saya kebetulan berada di Jakarta bertemu teman wartawan dari salah satu media terkemuka dia bukan menanya, dia bukan menanya, bilang kamu pikir baik-baik ini yang rugi masyarakat, dan akhirnya benar penggulingan terhadap gubernur juga gagal, pemerintahan tidak jalan ini kira-kira yang patut kita renungkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Wali Kota Bersama DWP Banjarbaru Turun Bagikan Sembako & Masker

11 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Wali Kota Banjarbaru Lantik Pokja Bunda PAUD, Perkuat Komitmen Bangun Pendidikan Anak

10 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemko Banjarbaru Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah Bersubsidi di Lima Kelurahan

9 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Boyong Produk Unggulan ke Event INACRAFT 2026, Dekranasda Banjarbaru Dorong Perajin Naik Kelas

8 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Program STEM di SDN 2 Landasan Ulin Barat

7 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Wali Kota Banjarbaru Serahkan Bantuan Busana Muslim di Panti Budi Sejahtera

7 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Trending di ADVERTORIAL