Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

HEADLINE · 23 Des 2025 10:01 WIB

Pusaran Angin Porak Poranda Belasan Rumah Warga


 Salah Satu Rumah Warga Desa Melayu yang terdampak pusaran angin, Selasa (23/12/2025). Foto: Ricek.ID Ofal Perbesar

Salah Satu Rumah Warga Desa Melayu yang terdampak pusaran angin, Selasa (23/12/2025). Foto: Ricek.ID Ofal

Ricek.ID, Martapura–  Fenomena angin kencang disertai pusaran menerjang kawasan Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, Selasa (23/12/2025)pagi.

Peristiwa yang terjadi saat warga baru selesai melaksanakan salat Subuh tersebut mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan cukup serius.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.30 WITA dan terjadi secara mendadak. Meski hanya berlangsung singkat, terpaan angin yang kuat menyebabkan atap rumah beterbangan dan beberapa bangunan tidak lagi utuh.

Salah satu warga terdampak, Yusran, mengatakan pusaran angin datang tanpa tanda-tanda dan langsung menyapu permukiman.

“Tidak sampai satu menit kejadiannya. Angin berputar sangat cepat, lalu menghantam rumah-rumah, setelah itu langsung berhenti,” ungkapnya.

Saat kejadian, Yusran bersama seluruh anggota keluarganya berada di dalam rumah. Ia bersyukur tidak ada anggota keluarga yang mengalami cedera serius.

“Semua ada di rumah, anak dan cucu juga. Alhamdulillah tidak ada yang luka berat, kami langsung memastikan satu sama lain aman,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RT 06 Desa Melayu, Saibur Rahman, menyampaikan bahwa hasil pendataan awal mencatat sebanyak 13 rumah terdampak bencana tersebut.

Dari jumlah itu, delapan rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan lima lainnya rusak sekitar 70%.

“Delapan rumah kondisinya cukup parah. Lima rumah masih bisa ditempati sementara, tapi kerusakan atapnya cukup besar,” jelas Saibur.

Ia menambahkan bahwa laporan kerusakan telah disampaikan melalui sistem pelaporan kebencanaan agar segera mendapat penanganan dari instansi terkait.

Selain kerusakan bangunan, terdapat seorang warga yang mengalami luka dampak peristiwa tersebut.

“Luka ringan saja, terkena serpihan kaca. Tapi sudah ditangani,” katanya.

Hingga kini, belum ada warga yang memilih mengungsi. Sebagian besar masih bertahan di rumah masing-masing dengan melakukan perbaikan darurat agar terhindar dari hujan.

“Warga masih bertahan. Penanganan sementara dilakukan seadanya agar rumah tetap bisa ditempati,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

23 September 2026 - 17:10 WIB

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

20 September 2026 - 18:10 WIB

Kebakaran di Desa Panggung Tanah Laut, Teras dan Gudang Ludes

20 September 2026 - 17:54 WIB

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

20 September 2026 - 01:41 WIB

Trending di HEADLINE