Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 8 Okt 2026 19:51 WIB

RSJ Sambang Lihum Tingkatkan Kesiapsiagaan Lindungi Pasien di Tengah Ancaman Karhutla


 RSJ Sambang Lihum Tingkatkan Kesiapsiagaan Lindungi Pasien di Tengah Ancaman Karhutla Perbesar

Ricek.ID – Pengalaman menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan rumah sakit menjadi pembelajaran penting bagi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk terus memperkuat sistem kesiapsiagaan dan keselamatan pasien.

Direktur RSJ Sambang Lihum Yuddy Riswandhy Noora melalui Kepala Bidang Penunjang Non Medik RSJ Sambang Lihum, Salbiah, pada Kamis (8/10/2026) mengatakan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran sebenarnya telah menjadi bagian dari sistem keselamatan rumah sakit jauh sebelum karhutla terjadi di sekitar kawasan tersebut.

“Tim damkar Sambang Lihum itu memang sudah ada sebelum kejadian kebakaran. Karena memang itu dipersyaratkan dalam penilaian akreditasi rumah sakit,” katanya.

Menurut Salbiah, keberadaan tim internal menjadi penting karena karakteristik pasien RSJ membutuhkan penanganan khusus apabila terjadi kondisi darurat.

Sebanyak 15 personel disiapkan sebagai tim pemadam kebakaran internal. Mereka berasal dari unsur K3RS, kesehatan lingkungan dan satuan pengamanan yang telah mendapatkan pelatihan penanganan kebakaran secara berkala.

“Setiap tahun kami melakukan pelatihan untuk penanganan kebakaran dan keselamatan di rumah sakit ini. Jadi kami punya tim damkar yang memang disiapkan untuk menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Selain sumber daya manusia, rumah sakit juga menyiapkan peralatan pemadam yang dapat digunakan untuk menangani api di lingkungan rumah sakit. Peralatan berukuran lebih kecil dapat dibawa petugas menuju area yang sulit dijangkau kendaraan.

Salbiah menjelaskan bahwa pemantauan kawasan dilakukan secara berkelanjutan. Petugas yang berjaga pada pagi, siang dan malam memberikan informasi mengenai kondisi lapangan melalui sistem komunikasi internal.

“Apapun kondisi nanti akan di-update di grup. Jadi kami dapat memantau dan mengetahui kejadian-kejadian tersebut. Mereka juga siap karena kami punya alat pemadam yang jumlahnya cukup,” tuturnya.

Menurut Salbiah, pola tersebut memungkinkan rumah sakit melakukan respons lebih cepat apabila kembali muncul ancaman kebakaran di sekitar kawasan.

Di sisi lain, pengalaman evakuasi internal yang dilakukan ketika karhutla mendekati kawasan rumah sakit menjadi bagian dari penerapan sistem keselamatan tersebut. Pasien dari ruangan yang terdampak langsung dipindahkan sementara ke ruangan lain yang lebih aman, kemudian dikembalikan setelah kondisi terkendali.

Langkah ini sekaligus memberikan gambaran bahwa penanganan kedaruratan di rumah sakit tidak hanya mengandalkan bantuan dari luar, tetapi juga membutuhkan kesiapan internal.

Dalam kondisi kebakaran yang lebih besar, RSJ Sambang Lihum tetap melakukan koordinasi dengan unsur terkait, termasuk BPBD dan TNI.

Dengan pengalaman tersebut, kesiapsiagaan internal diharapkan semakin kuat sehingga pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas apabila terjadi kembali kondisi darurat di sekitar kawasan rumah sakit.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pasca Tunaikan Rukun Islam Kelima, Para Jamaah Haji Silaturahmi & Pembinaan di Masjid As Syuhada Tanah Laut

8 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sosialisasi Penggunaan Pestisida Aman, Distan Banjar Jaga Kesehatan Petani & Lingkungan

8 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tim Juri STBM Award Kalsel Turun ke Mahela, Pemkab HST Diuji Wujudkan Sanitasi Berbasis Perubahan Perilaku

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Perkuat Mitigasi Karhutla, RSJ Sambang Lihum Sambut Dukungan Infrastruktur dari Pemprov Kalsel

8 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL