Menu

Mode Gelap
Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman

HEADLINE · 21 Jan 2026 14:20 WIB

Temuan Tengkorak di Desa Suato Tatakan Diselidiki Polisi


 Temuan Tengkorak di Desa Suato Tatakan Diselidiki Polisi Perbesar

Ricek.ID, Tapin,- Penemuan sebuah tengkorak di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, sempat menggegerkan warga setempat. Tengkorak yang awalnya diduga merupakan tengkorak manusia tersebut diketahui setelah sebuah video beredar di media sosial pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.

Tengkorak itu ditemukan di Kilometer 101 RT 012 RW 004 Desa Suato Tatakan, tepatnya di area belakang bedakan rumah warga yang berdekatan dengan kebun karet. Warga yang mengetahui temuan tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Tapin Selatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.

Untuk memastikan jenis tengkorak, Polres Tapin berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tapin, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polres Tapin, serta Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Selatan.

Pemeriksaan di lokasi melibatkan Tim Labfor Polda Kalsel yang terdiri dari Ipda Dadang Syahputra, Ipda Lusi Krisdiyanti, Bripda Yudhistira Herlambang, dan Bripda Julia Sesar. Kegiatan tersebut juga didampingi KBO Satreskrim Polres Tapin Ipda Budi Prasetya bersama anggota Inafis.

Dokter Biddokkes Polres Tapin, dr. Julita Maulidina, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan tengkorak tersebut tidak memiliki karakteristik tengkorak manusia, termasuk bayi.

“Tengkorak ini berukuran kecil, namun tidak sesuai dengan ukuran kepala manusia. Bagian atas tengkorak sudah menyatu rapat, sementara pada bayi manusia bagian tersebut belum menyatu,” jelas dr. Julita.

Ia juga menyebutkan adanya gigi geraham pada bagian atas tengkorak. Menurutnya, bayi manusia tidak mungkin memiliki gigi geraham, sehingga semakin memperkuat dugaan bahwa tengkorak tersebut bukan milik manusia.

“Struktur rahang terlihat lebih melengkung seperti binatang, dan terdapat celah yang cukup lebar pada bagian samping tengkorak, berbeda dengan tengkorak manusia,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tengkorak yang ditemukan diduga merupakan tengkorak binatang yang menyerupai jenis simpanse. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan kepastian akhir masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dari Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan.

Polres Tapin mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil pemeriksaan laboratorium resmi diumumkan.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

20 September 2026 - 18:10 WIB

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

20 September 2026 - 01:41 WIB

Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman

18 September 2026 - 19:33 WIB

Kecelakaan Tragis di Jorong, 5 Orang Korban Luka-luka Dievakuasi ke IGD

17 September 2026 - 21:02 WIB

Trending di HEADLINE