Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 2 Mei 2026 16:33 WIB

Terungkap, Pembunuhan Ustazah di Sungai Ulin Bermotif Pencurian Terencana


 Terungkap, Pembunuhan Ustazah di Sungai Ulin Bermotif Pencurian Terencana Perbesar

Ricek.iD- Polres Banjarbaru mengungkap kasus pembunuhan seorang ustazah yang jasadnya ditemukan di semak-semak kawasan Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Rabu (29/4/2026) malam.

Kapolres Banjarbaru, Pius X Febry Aceng Loda, dalam konferensi pers di Polsek Banjarbaru Utara, Sabtu (2/5/2026), menyampaikan bahwa korban inisial Hs (alm), yang sehari-hari bekerja sebagai pengajar pondok pesantren sekaligus penjaga toko aksesoris.

Korban ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kawasan hutan, sekitar 500 meter dari lokasi tempat tinggalnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban tidak kunjung pulang ke rumah dan tidak masuk kerja seperti biasanya. Pihak keluarga mulai curiga setelah mendapat informasi dari tempat kerja dan pondok pesantren.

Menurut keterangan keluarga, korban biasanya sudah tiba di rumah sekitar pukul 19.00 Wita. Namun pada hari kejadian, korban tidak dapat dihubungi.

Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga bersama warga. Sekitar pukul 13.00 Wita, sepeda motor korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan diamankan oleh pihak kepolisian. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dua Pelaku Diamankan

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, tim gabungan dari Jatanras Polda Kalimantan Selatan, Inafis, serta jajaran Polres Banjarbaru berhasil mengamankan dua terduga pelaku pada Jumat (1/5/2026) sore.

Kedua pelaku masing-masing berinisial AS (40) dan MF (43), yang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di wilayah Banjarbaru dan Martapura.

Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatannya dengan motif ekonomi.

“Pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena tidak memiliki uang dan gagal meminjam,” ujar Kapolres.

Pelaku disebut telah merencanakan aksinya dengan mengincar korban yang kerap melintas di lokasi tersebut.

Saat menjalankan aksinya, salah satu pelaku memukul korban menggunakan balok kayu hingga tidak sadarkan diri. Korban kemudian dibekap dan diikat hingga akhirnya meninggal dunia.

Barang Bukti dan Jeratan Hukum

Setelah melakukan aksi, pelaku mengambil sejumlah barang milik korban, di antaranya sepeda motor dan telepon genggam dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp9 juta.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, seperti balok kayu, pakaian korban, helm, masker bercak darah, serta barang milik pelaku dan korban.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan berencana, pembunuhan, dan pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Proses Hukum Berlanjut

Meski pelaku telah diamankan, proses penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi berkas perkara. Polisi juga membuka kemungkinan pendalaman lebih lanjut terkait peran masing-masing pelaku.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Pewarta:Haris Pranata

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital

2 November 2026 - 19:34 WIB

Dugaan Pelanggaran Kehutanan, Menhut Segel Tumpukan Kayu, Dua Truk & Ekskavator

2 November 2026 - 19:32 WIB

Berikan Rasa Aman & Nyaman bagi Pengguna Jalan, Kapolres Tanah Laut Terjun Langsung Kawal Kelancaran lalu lintas

2 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Penanganan Kasus Karhutla, Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan & 20 Korporasi

1 November 2026 - 19:48 WIB

Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenhut Tegaskan Penegakan Hukum tak Pandang Bulu

1 November 2026 - 19:42 WIB

Trending di HUKUM