Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

Kalimantan Selatan · 25 Feb 2026 22:04 WIB

Warga Binaan Rutan Marabahan Perdalam Fiqih Puasa


 Warga Binaan Rutan Marabahan Perdalam Fiqih Puasa Perbesar

Marabahan, Ricek.ID – Di bulan suci Ramadan, Masjid Al Mujahiddin Rutan Kelas IIB Marabahan berubah menjadi pusat pembelajaran spiritual. Pada Selasa (24/2/2026), ratusan warga binaan berkumpul dalam balutan kekhusyukan untuk membekali diri dengan ilmu agama melalui sinergi antara Rutan Marabahan dan Kementerian Agama (Kemenag) Barito Kuala.

Lantunan shalawat yang diiringi ketukan terbang grup habsyi membuka kegiatan dengan penuh khidmat. Menariknya, seluruh personel grup habsyi ini adalah Warga Binaan yang telah dilatih secara intensif. Penampilan ini menjadi bukti bahwa tembok rutan bukan penghalang bagi mereka untuk mengasah bakat seni sekaligus mempertebal kecintaan pada nilai-nilai religi.

Hadir sebagai narasumber, Ustadz Abdul Hamid dari Kemenag Batola memberikan pemaparan mendalam mengenai “Fiqih Puasa”. Ia menekankan bahwa kualitas ibadah sangat bergantung pada pemahaman syariat yang tepat.

“Ibadah tanpa ilmu akan terasa hambar. Puasa yang sejati adalah transformasi perilaku—bagaimana menjaga lisan dan hati, bukan sekadar menahan lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari,” urai Ustadz Abdul Hamid.

Materi mengenai rukun puasa dan hal-hal yang membatalkannya menjadi poin utama yang disimak dengan antusias oleh para jamaah, sebagai bekal agar ibadah di bulan Ramadan nanti berjalan sempurna.

MH, salah satu Warga Binaan yang hadir, merasakan dampak langsung dari kegiatan ini. Ia merasa lebih siap secara mental dan ilmu untuk menyambut bulan puasa tahun ini.

“Dulu mungkin hanya ikut-ikutan, tapi lewat tausiyah ini saya jadi tahu detail rukunnya. Ini sangat membantu kami yang sedang berupaya memperbaiki diri,” katanya.

Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang pembentukan karakter.

“Kami tidak ingin mereka hanya sekadar menjalani masa pidana. Kami ingin mereka pulang dengan ‘bekal’ spiritual yang kuat agar mampu menjadi pribadi yang baru dan bermanfaat di tengah masyarakat,” tegas Wayan.

Pewarta: Rachman
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Disdukcapil Kalsel Monitoring Perekaman KTP-el Pemilih Pemula di SMAN 1 Banjarbaru

16 September 2026 - 20:05 WIB

Pemprov Kalsel Tegaskan Layanan Publik & Penguatan Fiskal Jadi Fokus RAPBD 2027

16 September 2026 - 20:03 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Perkuat Pembinaan Basket, Perbasi Kalsel Sasar Sekolah hingga Akademi Wasit

16 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di ADVERTORIAL