Ricek.ID – Dalam beberapa hari terakhir, ruas jalan di tepi sungai yang berada di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar mengalami longsor secara bertahap. Akibat gerusan arus sungai, sebagian badan jalan ambles hingga menyisakan sekitar separuh dari lebar semula, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak Jumat lalu dan terus mengalami perkembangan. Amblesnya tanah di sisi jalan menyebabkan paving yang baru dipasang ikut runtuh ke lereng sungai, memaksa pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi lokasi.
Salah seorang warga, Faisal, mengatakan longsor terjadi sedikit demi sedikit, namun dampaknya kini sudah cukup parah.
“Mulai hari Jumat lalu. Longsornya sedikit demi sedikit, tapi sekarang kondisinya sudah seperti ini. Jalan tinggal separuh,” ujarnya.
Ironisnya, menurut Faisal, ruas jalan tersebut baru selesai diperbaiki sekitar dua bulan yang lalu.
“Baru diperbaiki dan selesainya sekitar dua bulan lalu,” katanya.
Tak hanya mengancam badan jalan, gerusan tanah juga sudah mendekati tiang listrik dan gardu trafo yang berada di sisi jalan. Kondisi itu membuat warga khawatir longsor akan terus meluas dan mengganggu jaringan kelistrikan, bahkan membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami khawatir longsornya bakal bertambah parah. Sekarang sudah nyaris sampai ke tiang listrik,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan permanen dengan membangun pengaman tebing atau siring di sepanjang aliran sungai agar abrasi tidak terus menggerus badan jalan.
“Harapan kami pemerintah segera mengantisipasi dengan membangun siring pembatas di sepanjang aliran sungai, supaya jalan ini tidak terus longsor dan akses masyarakat tetap aman,” pungkas Faisal.













