Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 10 Sep 2026 19:58 WIB

53 Pompa Dikerahkan Selama 24 Jam Optimalkan Penanganan Karhutla Guntung Damar


 53 Pompa Dikerahkan Selama 24 Jam Optimalkan Penanganan Karhutla Guntung Damar Perbesar

Ricek.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, terus dioptimalkan secara terpadu. Upaya pemadaman dan pembasahan dilakukan hingga 24 jam dengan mempertimbangkan kondisi titik api serta efektivitas penggunaan peralatan dan bahan bakar.

Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan (ESDM Kalsel), Endarto, di Banjarbaru pada Rabu (9/9/2026) mengatakan, tidak seluruh mesin pompa harus beroperasi sepanjang waktu. Mesin yang berada di lokasi yang kondisinya sudah relatif terendam akan dimatikan sementara dan kembali dioperasikan apabila diperlukan.

“Kita upayakan ini 24 jam, tapi tentu ada beberapa mesin yang harus kita matikan karena kita harus melihat efektivitas. Seperti di sini relatif sudah terendam, yang di sebelah sana juga relatif sudah terendam. Yang seperti itu otomatis kita off-kan dulu, artinya tidak bekerja 24 jam,” ujarnya.

Menurut Endarto, pengoperasian mesin disesuaikan dengan titik-titik yang masih menjadi sasaran penanganan. Hal tersebut dilakukan agar upaya pemadaman tetap efektif sekaligus mengoptimalkan penggunaan peralatan dan bahan bakar.

“Yang 24 jam itu titik-titik yang memang harus kita sasar. Kalau sudah terendam, insyaallah tidak ada lagi. Kita harus menghitung secara efektif penggunaan mesin, kemudian bahan bakar dan lain sebagainya,” jelasnya.

Untuk mendukung penanganan karhutla di Guntung Damar, Endarto menyebut terdapat puluhan pompa yang dioperasikan di lapangan. Sekitar 35 unit pompa berada di kawasan Guntung Damar, dengan total mencapai 53 unit pompa, ditambah sekitar 20 unit yang ditempatkan di sejumlah lokasi lainnya.

Sementara itu, personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla mencapai sekitar 200 orang. Mereka terdiri dari personel Satpol PP dan Damkar sekitar 150 orang, ESDM dan relawan sekitar 30 orang, personel PUPR sebanyak 10 orang, serta sejumlah relawan dan unsur lainnya.

“Kurang lebih 200-an orang. Cuma yang paling maksimal di sini kerjanya pada saat pagi dan siang. Kalau malam kita lebih mengoptimalkan kepada pembasahan, pompa saja yang bekerja, karena secara tenaga kawan-kawan juga perlu diperhatikan,” katanya.

Endarto menegaskan, strategi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas penanganan karhutla secara berkelanjutan. Pembasahan lahan menjadi salah satu fokus utama pada malam hari untuk mencegah api kembali muncul dan meluas.

Dengan dukungan personel gabungan serta puluhan unit pompa, penanganan di kawasan Guntung Damar diharapkan dapat terus dikendalikan, khususnya pada titik-titik yang masih berpotensi terbakar.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Audiensi dengan Kemensos, Percepat Persiapan Program Sekolah Rakyat

4 November 2026 - 20:59 WIB

Pemkab Kotabaru Dorong Sinergi Pengusaha dan Pekerja, DPK APINDO Dikukuhkan untuk Periode 2026–2031

4 November 2026 - 18:19 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Dorong Apindo Perkuat Kolaborasi dan Iklim Investasi

4 November 2026 - 18:06 WIB

DPRD Kotabaru Dukung Bupati Perjuangkan Percepatan RDTR Serongga ke Kementerian ATR/BPN

4 November 2026 - 17:47 WIB

Bupati Kotabaru Koordinasikan RDTR Serongga dengan Kementerian ATR/BPN, Perkuat Arah Pembangunan Wilayah

3 November 2026 - 18:36 WIB

Reses M. Lutfi Ali di Kotabaru Hilir, Warga Usulkan Betonisasi Titian hingga Pemerataan Air Bersih

3 November 2026 - 18:32 WIB

Trending di ADVERTORIAL