Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 4 Okt 2024 13:20 WIB

Percepatan Penurunan Stunting Dengan Mencegah Pernikahan Dini


 Plh. Sekretaris Daerah Kotabaru H. Hairul Aswandi, SE. M. Si membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam rapat koordinasi percepatan penurunan Stunting dengan mencegah pernikahan dini. Perbesar

Plh. Sekretaris Daerah Kotabaru H. Hairul Aswandi, SE. M. Si membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam rapat koordinasi percepatan penurunan Stunting dengan mencegah pernikahan dini.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus gerakkan Pencegahan dan Penurunan Stunting, salah satunya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan DP3AP2KB Kotabaru pada Kamis (03/10/2024), Percepatan Penurunan Stunting dengan Mencegah Pernikahan Dini menjadi topik pembahasan.

Rakor yang dilaksanakan di Hotel Grand Surya Kotabaru tersebut, dibuka langsung Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH yang diwakili Plh. Sekretaris Daerah H. Hairul Aswandi, SE. M. Si.

“Pendewasaam usia perkawinan merupakan pencegahan awal dari percepatan penurunan stunting, mengingat dari BKKBN usia menikah untuk wanita 21 tahun dan pria 25 tahun. Sementara dari KEMENAG Kabupaten Kotabaru usia perkawinan pada wanita dan pria yakni 19 tahunm” ucap Hairul Aswandi membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru.

Lanjutnya, Pendewasaan usia perkawinan tentunya juga mencegah terjadi perkawinan anak dan mengurangi dampak resiko untuk kesehatan.

“Selain potensi stunting terhadap anak nantinya, dampaknya untuk kesehatan ibu dapat seperti pendarahan bahkan kematian. Segi psikolog seperti kehamilan yang tidak diinginkan hingga aborsi, serta KDRT,” Jelasnya.

Hairul Aswandi, mengajak bersinergi menurunkan angka stunting di Kabupaten Kotabaru dan untuk pasangan yang akan menikah agar memanfaatkan Aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil) dari BKKBN.

“Tiga bulan sebelum melangsungkan perkawinan dapat melaporkan ke KUA setempat serta ke Puskesmas untuk mendapatkan konseling kesehatan pra nikah dan imunisasi TT pertama dan di bulan selanjutnya dapat diberikan TT kedua serta melalui tim pendampingan keluarga agar terus didampingi calon pengantin,” tuturnya.

Dalam Rakor ini, diisi pemaparan dan penjelasan terkait pendewasaan usia dini dalam pencegahan dan percepatan penurunan  stunting di Kabupaten Kotabaru dengan narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Kotabaru, KEMENAG Kotabaru, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kotabaru.

Kegiatan diharapkan, sinkronisasi data calon pengantin seperti Elsimil, Simkah atau SKPD terkait yang memiliki aplikasi serupa sehingga data tersebut dapat dilakukan intervensi spesifik maupun intervensi sensitif dalam percepatan penurunan stunting.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar

10 Agustus 2026 - 19:46 WIB

DKUMPP Banjar Laksanakan Pembinaan & Pendampingan UMKM Inklusif Pengaron

10 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Wagub Kalsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dalam Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin

10 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Green Action 2026, BPC & DLH Kalsel Tanam 600 Pohon serta Kumpulkan 2 Ton Sampah di Kabupaten Banjar

10 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Satpol PP Terjunkan 71 Personel Amankan Banjar Bersholawat di Martapura

10 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Trending di ADVERTORIAL