Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

PEMILU · 16 Nov 2024 10:07 WIB

Gudang Logistik Overload dan Potensi Banjir Jadi Masalah Jelang Pilkada Kabupaten Banjar


 Ketua KPU Banjar Abdul Muthalib usai rakor kesiapan pendistribusian logistik dan pengamanan gudang logistik Pilkada 2024, Jumat (15/11/2024). Foto: Haris. Perbesar

Ketua KPU Banjar Abdul Muthalib usai rakor kesiapan pendistribusian logistik dan pengamanan gudang logistik Pilkada 2024, Jumat (15/11/2024). Foto: Haris.

KPU Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi kesiapan pendistribusian logistik dan pengamanan gudang logistik Pilkada 2024, di Qin Banjarbaru, Jumat (15/11/2024) siang.

Rakor ini melibatkan Forkopimda, Forkopimcam, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga stakeholder dan membahas tentang kesiapan hingga mencari solusi permasalahan menjelang pencoblosan Pilkada 2024.

Ketua KPU Banjar, Abdul Muthalib, mengatakan terdapat beberapa permasalahan yang mesti diselesaikan bersama, diantaranya gudang logistik yang overload hingga antisipasi ancaman banjir di wilayah Kabupaten Banjar.

“Gudang logistik hanya dapat menampung sekitar 350 kotak suara yang sudah dirangkai dari total 2.202 kotak suara. Sisanya belum dirangkai, sehinga harus menunggu didistribusikan baru dirangkai lagi,” jelas Aziez, sapaan akrab Ketua KPU Banjar.

Hal yang menjadi permasalahan adalah diantara PPK dan stakeholder di kecamatan belum siap jika logistik segera didistribusikan dan maunya pada H-2 pencoblosan supaya tidak lama pengamanan gudang logistik.

Sisi lain, PPK juga tidak punya anggaran untuk konsumsi pengamanan gudang logistik, sehingga perlu ada sinergitas dengan TNI, Polri, dan pemeritah kecamatan.

“Setelah tadi dibahas sama-sama, akhirnya disepakati bahwa pendistribusian logistik ke kecamatan mulai 20 sampai 25 November. Daerah yang jauh dan jumlah TPS nya banyak akan dikirim lebih dulu,” papar Aziez.

Kemudian terkait ancaman banjir di wilayah yang sudah jadi langganan, Aziez bilang pihaknya segera melakukan mitigasi bersama BPBD dan pihak terkait lainnya.

“Kami sudah punya pengalaman banjir di Pilkada 2020 lalu. Berkaca dari pengalaman, gudang logistik akan ditempatkan di dataran tinggi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Bawaslu Banjar Bahas Dinamika Putusan MK soal Pemisahan Pemilu

16 Agustus 2025 - 22:44 WIB

Tok! MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Jaraknya Dua Tahun

26 Juni 2025 - 18:17 WIB

Tok! MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Jaraknya Dua Tahun

Tok! MK Tolak Gugatan PSU Pilwalkot Banjarbaru, Lisa-Wartono Pimpin Kota Idaman

27 Mei 2025 - 08:13 WIB

KPU Kalsel Tetapkan Lisa-Wartono Menang PSU Banjarbaru

22 April 2025 - 15:35 WIB

Klaim Unggul 50,77%, Lisa – Wartono Deklarasi Kemenangan di PSU Banjarbaru

19 April 2025 - 20:23 WIB

Wamendagri dan Ketua KPU RI Tinjau Kesiapan PSU Banjarbaru, Tekankan Minimalkan Gugatan

18 April 2025 - 20:45 WIB

Trending di DAERAH