Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 23 Des 2024 17:22 WIB

Dua Santri Tewas Tenggelam saat Berlibur di Pantai Borneo Jorong


 Evakuasi santri tenggelam di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (23/12/2024). foto-istimewa Perbesar

Evakuasi santri tenggelam di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (23/12/2024). foto-istimewa

Riceknews.Id – Tragis, dua santri tewas tenggelam saat berlibur di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (22/12/2024) sekitar pukul 10:25 Wita.

Kedua korban diketahui bernama M Raditya (13) warga Desa Simpangempat Sungaibaru, Kecamatan Jorong, Tala. Serta Yudha Maulana (15), warga Desa Jilatanalur, Kecamatan Batu Ampar, Tala.

Kronologi kejadian, bermula saat rombongan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum sedang berlibur dan berenang di Pantai Borneo Jorong.

Namun, dua santri terseret arus dan tenggelam. Meskipun telah dilakukan pencarian oleh rombongan Ponpes, keduanya tidak ditemukan.

Selanjutnya, saksi melaporkan kejadian ini kepada Potensi SAR, yang kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan membawa rubber boat.

“Dalam cuaca seperti ini, kami berharap pengunjung tempat wisata mengikuti arahan dari pengelola untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar I Putu Sudayana.

Setelah pencarian panjang bersama sejumlah relawan, akhirnya tim SAR menemukan korban Yudha Maulana, pada Senin (23/12/2024) sekitar pukul 01:15 Wita dini hari.

Menurut laporan kepolisian setempat, jenazah korban ditemukan sekitar 20 meter dari pantai, tepatnya di dekat batu karang di sebelah kiri pantai.

“Kondisi korban sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujar Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto.

Pencarian terus dilakukan untuk korban kedua. Pada pukul 07:00 Wita tim SAR berhasil menemukan M Raditya sekitar 50 meter dari lokasi ditemukannya korban pertama, dekat pemecah gelombang sebelah kiri pantai.

“Korban juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan segera dibawa ke rumah duka,” ungkapnya.

“Diimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkunjung ke tempat wisata, terutama di kawasan pantai pada musim penghujan seperti ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Berikan Rasa Aman & Nyaman bagi Pengguna Jalan, Kapolres Tanah Laut Terjun Langsung Kawal Kelancaran lalu lintas

2 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga

1 November 2026 - 10:46 WIB

Ungkap Pabrik Miras Oplosan Rumahan di Martapura, Polres Banjar Sita Ratusan Liter

31 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Perempuan 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

31 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Trending di Banjarbaru