Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

EKOBIS · 9 Jul 2025 15:07 WIB

BPS: Angka Kemiskinan di Kabupaten Banjar Terus Menurun


 Ilustrasi keluarga miskin. (Ai/Gemini) Perbesar

Ilustrasi keluarga miskin. (Ai/Gemini)

Riceknews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar mencatat penurunan jumlah penduduk miskin secara berkesinambungan setiap tahun. Data menunjukkan, persentase penduduk miskin di Kabupaten Banjar berturut-turut dari tahun 2021 hingga 2024 adalah 3,04%, 2,79%, 2,44%, dan 2,36%.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Banjar, Eddy Erwan Nopianor, menjelaskan bahwa perhitungan kategori miskin didasarkan pada pengeluaran rumah tangga per kapita.

“Estimasi jumlah penduduk miskin pada tahun 2024 sebanyak 14.461 jiwa. Hitungan per kapita, garis kemiskinan adalah pengeluaran rumah tangga mereka kurang dari Rp589.164 per bulan,” kata Eddy saat ditemui di kantor BPS Banjar, Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (9/7/2025).

Eddy menambahkan, terdapat dua jenis indeks yang menjadi indikator dalam total persentase penduduk miskin di Kabupaten Banjar.

“Ada P1 yaitu Indeks Kedalaman Kemiskinan, angkanya pada tahun 2024 hanya 0,326. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin dan garis kemiskinan masih dekat,” paparnya.

Sementara itu, untuk P2 atau Indeks Keparahan Kemiskinan, angkanya hanya 0,067. “Ini berarti kesenjangan antara penduduk miskin dengan rata-rata warga tidak miskin itu sangat dekat,” jelas Eddy.

Ia menyimpulkan, tren saat ini tidak hanya menunjukkan penurunan jumlah penduduk miskin, tetapi juga distribusi pengeluaran di antara mereka yang semakin merata.

“Bila tidak terlalu jauh dari garis kemiskinan, maka ini adalah tanda perbaikan kualitas hidup,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,29 Persen, BPS Sebut Didorong Konsumsi Rumah Tangga & Investasi

5 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Pada Maret 2026, BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Berkurang 430 Ribu Orang

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Banjar Tingkatkan Literasi Kebencanaan

5 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Cegah Stunting Mulai dari Remaja, Dinsos P3AP2KB Banjar Hadirkan INI GENTING di MTs Al Fattah Astambul

5 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Kecamatan Martapura Timur Raih Juara Umum MTQ XLIX Kabupaten Banjar 2026

5 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Terindikasi Digunakan untuk Judi Online, OJK Minta Perbankan Blokir 36.735 Rekening

5 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Trending di EKOBIS