Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

Kab. Banjar · 5 Des 2025 00:23 WIB

Kisah Perjuangan Siswa Bawa SMP Terbuka Sungai Pinang Raih Juara 3 Video Inspiratif Nasional


 Kisah Perjuangan Siswa Bawa SMP Terbuka Sungai Pinang Raih Juara 3 Video Inspiratif Nasional Perbesar

Banjar, Ricek.ID — SMP Terbuka Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Sekolah ini berhasil meraih penghargaan Terbaik 3 Nasional Video Inspiratif Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Sekolah Menengah Pertama, Maulani Mega Hafsari, dan diterima oleh Kepala SMP Terbuka Sungai Pinang, Aswan, di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Aswan mengungkapkan, video yang diikutsertakan tidak sekadar menampilkan aktivitas belajar mengajar, melainkan merekam realitas perjuangan siswa di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang demi mendapatkan pendidikan.

“Pesan utama video ini adalah semangat juang anak-anak Sungai Pinang untuk menempuh pendidikan dan meraih cita-cita, meski menghadapi keterbatasan. Kami sangat bangga atas capaian ini,” ujar Aswan kepada Radio Suara Banjar.

Tantangan Produksi dan Misi “Menjangkau yang Tidak Terjangkau”

Proses produksi video memakan waktu sekitar dua minggu, meliputi riset, pengambilan gambar, hingga penyuntingan. Aswan mengakui tantangan terbesar adalah akses menuju Tempat Kegiatan Belajar (TKB).

“Medan geografis yang sulit dan jalan licin saat hujan membuat kami beberapa kali harus menunda perjalanan,” ungkapnya.

Namun, video ini membawa misi penting: menginformasikan bahwa SMP Terbuka Sungai Pinang hadir untuk siapa saja yang ingin bersekolah. Moto mereka adalah “Menjangkau yang tidak terjangkau dan melayani yang tidak terlayani.”

Strategi “Jemput Bola” Atasi Anak Tidak Sekolah

Penghargaan ini menjadi bukti efektivitas strategi sekolah dalam menekan angka ATS. Aswan menjelaskan pendekatan yang dilakukan meliputi kemudahan administrasi, bantuan perlengkapan sekolah, hingga fleksibilitas waktu belajar yang menyesuaikan kesibukan siswa membantu orang tua.

“Pendekatan paling efektif adalah kita yang datang ke tempat mereka (jemput bola). Banyak anak yang pagi hari harus bekerja, jadi waktu belajar disesuaikan dengan kondisi mereka,” jelas Aswan.

Dampaknya nyata. Sejumlah alumni SMP Terbuka kini telah melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK, menjadi aparat desa, hingga ada yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Hal ini membuktikan bahwa hambatan jarak dan ekonomi bukan penghalang untuk sukses.

Harapan dan Pesan untuk Pendidik

Menutup keterangannya, Aswan menyoroti tiga tantangan utama penanganan ATS secara nasional: kurangnya kesadaran pendidikan, medan geografis, dan faktor ekonomi keluarga. Ia berpesan kepada sekolah lain agar tidak lelah memberikan layanan bermutu.

“Sejatinya kita adalah pelayan pendidikan. Jangan bosan dan jangan berhenti memberikan layanan terbaik bagi semua warga,” pesannya.

Ia berharap pendidikan di Sungai Pinang terus maju dan anak-anak tetap bersekolah apapun kondisinya, didukung penuh oleh masyarakat, pemerintah desa, hingga Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

TP Posyandu Kabupaten Banjar Bina 20 Desa Pilot Project Pelayanan 6 SPM

16 September 2026 - 19:12 WIB

Dorong Penguatan Sektor Pertanian, Bupati Banjar Kukuhkan KTNA 2026–2031

16 September 2026 - 19:09 WIB

TP PKK Banjar Raih Juara I Yel-Yel Jambore Kader PKK Kalsel 2026

16 September 2026 - 19:06 WIB

Desa Pekauman Ajak Warga Hidupkan Budaya Cek Kesehatan

16 September 2026 - 13:43 WIB

Trending di ADVERTORIAL