Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Kab. Banjar · 27 Des 2025 22:39 WIB

Bupati Banjar Pastikan Penanganan Cepat Longsor dan Jembatan Putus di Aranio


 Bupati Banjar Pastikan Penanganan Cepat Longsor dan Jembatan Putus di Aranio Perbesar

Ricek.IDMartapura– Bupati Banjar H. Saidi Mansyur didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meninjau langsung lokasi bencana alam di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/12/2025).

Peninjauan pertama dilakukan di ruas Jalan Gunung Payung, Desa Tiwingan Lama, yang terdampak longsor. Di lokasi tersebut, Bupati Banjar melihat secara langsung proses pembersihan material longsoran yang menutupi badan jalan dengan menggunakan alat berat guna memulihkan akses transportasi masyarakat.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke jembatan putus yang berada di Dusun Kampung Baru, Desa Aranio, Kecamatan Aranio, untuk memastikan kondisi infrastruktur serta langkah penanganan lanjutan yang akan dilakukan.

Melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, Bupati Banjar menyampaikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kejadian bencana tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penanganan awal. Upaya ini juga dilakukan bersamaan dengan penanganan warga yang terdampak banjir,” ujar Yayan.

Ia menjelaskan, bencana longsor di Kecamatan Aranio terjadi di beberapa titik, dengan kondisi terparah berada di ruas jalan menuju Desa Tiwingan Lama. Selain itu, tercatat sekitar tujuh titik longsor lainnya serta dua titik yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.

“Saat ini fokus utama kami adalah menyelesaikan penanganan di titik paling parah agar aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat kembali normal,” katanya.

Yayan menambahkan, kejadian longsor di wilayah Aranio merupakan peristiwa yang kerap berulang, sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor dan lintas kewenangan mengingat wilayah terdampak mencakup kawasan permukiman masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian bencana maupun potensi bahaya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara cepat.

“Kami berharap masyarakat dapat segera melapor apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Karhutla

22 September 2026 - 12:59 WIB

Pemdes Pekauman Tetapkan Usulan Prioritas Musrenbang

21 September 2026 - 15:41 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

TP Posyandu Kabupaten Banjar Bina 20 Desa Pilot Project Pelayanan 6 SPM

16 September 2026 - 19:12 WIB

Dorong Penguatan Sektor Pertanian, Bupati Banjar Kukuhkan KTNA 2026–2031

16 September 2026 - 19:09 WIB

Trending di ADVERTORIAL