Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 10 Jan 2026 14:34 WIB

Banjir Kabupaten Banjar, Status Tanggap Darurat Diperpanjang


 Aliran Sungai Martapura di tengah bencana banjir di Kabupaten Banjar. foto; Ndi Ricek.ID Perbesar

Aliran Sungai Martapura di tengah bencana banjir di Kabupaten Banjar. foto; Ndi Ricek.ID

Ricek.IDBanjar– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir hingga 18 Januari 2026. Seiring dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, pemerintah daerah memastikan ketersediaan logistik dan operasional dapur umum bagi masyarakat terdampak tetap aman.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, dalam jumpa pers Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor Bupati Banjar, Sabtu (10/1/2026) pagi.

Yudi menyadari bahwa perpanjangan masa tanggap darurat menimbulkan kekhawatiran terkait ketahanan stok logistik, khususnya operasional dapur umum yang dikelola pemerintah. Namun, ia memastikan hal tersebut telah diantisipasi.

“Hal ini sudah menjadi perhatian kami dalam rapat hari ini. Kami berharap dan memastikan dapur umum tetap bertahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan logistik dapur umum tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjar. Dukungan dari berbagai pihak eksternal menjadi kunci keberlangsungan layanan tersebut.

“Perlu diketahui, dapur umum ini tidak hanya bersumber dari Pemkab, tetapi juga ada bantuan dari Polda Kalsel dan Dinas Sosial Provinsi. Tadi kami sudah memastikan kembali bahwa layanan dapur umum selama masa tanggap darurat ini akan terus berjalan,” terangnya.

Yudi menegaskan komitmen pemerintah daerah agar tidak ada warga terdampak yang terlantar selama masa perpanjangan tanggap darurat.

“Kami menjamin masyarakat akan tetap terlayani. Kami pastikan operasional dapur umum dapat bertahan hingga tanggal 18 nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyoroti pentingnya sinergi antar-instansi dalam penanganan banjir. Ia memaparkan pembagian tugas yang jelas agar bantuan tersalurkan secara efektif.

“Kita akan tetap mendorong bantuan paket yang menjadi ranah BPBD, dan dapur umum juga masih berjalan untuk melayani kebutuhan konsumsi masyarakat yang menjadi ranah Dinas Sosial. Kita bersinergi,” pungkas Wasis.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap

10 Juni 2026 - 08:59 WIB

Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura, Polres Banjar Sebut Penyidikan Terkendala Alat Bukti

10 Juni 2026 - 06:12 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

10 Juni 2026 - 06:09 WIB

Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang dari Kantor ESDM Kalsel

9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Trending di DAERAH