Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

DPRD · 5 Feb 2026 21:57 WIB

Komisi II DPRD Banjar Soroti Dividen Bank Kalsel Cabang Martapura Jadi Peringkat Terakhir


 Komisi II DPRD Banjar Soroti Dividen Bank Kalsel Cabang Martapura Jadi Peringkat Terakhir Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Komisi II DPRD Banjar menerima laporan dari Bank Kalsel Cabang Martapura bahwa pihak perusahaan daerah tersebut menjadi peringkat terakhir terkait kinerja dibanding daerah lain di Kalimantan Selatan, terutama dividen yang berkurang dibandingkan tahun lalu.

‎Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar Rahmat Saleh mengungkapkan, berdasarkan pemaparan pihak Bank Kalsel, Cabang Martapura yang sebelumnya berada di posisi kedua terbawah kini turun menjadi peringkat terakhir dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan pada 2025.

‎“Yang sebelumnya menduduki posisi kedua dari bawah, pada 2025 turun menjadi posisi pertama dari bawah,” ujar Rahmat, Rabu (4/2/2026).

‎Komisi II juga menyoroti penurunan deviden yang diterima Pemerintah Kabupaten Banjar. Pada 2024, deviden yang diperoleh sekitar Rp.5,7 miliar dari total penyertaan saham lebih dari Rp.62 miliar.

‎“Namun pada 2025, deviden tersebut menurun menjadi sekitar Rp.5,6 miliar atau berkurang sekitar Rp.100 juta,” kata Rahmat, yang didampingi anggotanya, M Ali Syahbana.

‎Rahmat menambahkan, DPRD menilai masih ada sejumlah data yang belum disampaikan secara rinci oleh pihak bank. Terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2025 tercatat sebesar Rp7 miliar kepada 1.786 pelaku UMKM.

‎“Kami mempertanyakan berapa pelaku UMKM yang ditolak pengajuan KUR-nya, tetapi pihak Bank Kalsel belum bisa menyampaikan data tersebut secara detail,” tambahnya.

‎Ia melanjutkan, penyaluran KUR benar-benar harus tepat sasaran. Menurutnya, jangan sampai bantuan kredit justru diberikan kepada pihak yang tidak memiliki usaha, sementara pelaku UMKM yang benar-benar membutuhkan tambahan modal malah ditolak.

‎“Kami harapkan penyaluran KUR harus tepat sasaran. Itu yang kami tegaskan dalam rapat tadi,” jelasnya.

‎Maka dari itu, Komisi II berencana kembali menggelar RDP lanjutan dengan Bank Kalsel setelah berkoordinasi dan melakukan pembahasan internal bersama dinas-dinas terkait.

‎“Tentu akan kami agendakan RDP kembali, namun sebelumnya kami akan melakukan pembahasan dengan dinas terkait,” tuturnya.

‎Sementara itu, pihak Bank Kalsel yang hadir dalam RDP tersebut memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media.

‎“Kami tidak bisa menjawab pertanyaan media karena yang berwenang hanya Kepala Cabang Bank Kalsel. Kebetulan beliau sedang sakit dan tidak bisa mengikuti rapat,” tutup salah seorang perwakilan bank.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

DKUMPP Banjar Laksanakan Pembinaan & Pendampingan UMKM Inklusif Pengaron

10 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Satpol PP Terjunkan 71 Personel Amankan Banjar Bersholawat di Martapura

10 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Warga Desa Salat Makmur Alami Kekeringan, BPBD Banjar Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih

9 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Kabupaten Banjar Berhasil Kawinkan Gelar Piala Gubernur Kalsel & Pangdam Cup XXII

9 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Hadapi Kekeringan & Serangan Tungro, Distan Banjar Andalkan Pertanian Modern PM-AAS

9 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL