Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

Kab. Banjar · 24 Feb 2026 14:26 WIB

Distan Banjar Prioritaskan Hilirisasi Produk Pertanian Tahun 2026


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Martapura, Ricek.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar menetapkan hilirisasi produk pertanian sebagai prioritas utama pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendorong transformasi petani menjadi pelaku usaha yang mandiri secara ekonomi, bukan sekadar pengolah lahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Distan Banjar, Retno Sri Muwarni, mengungkapkan arah kebijakan ini merupakan hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2025 yang dinilai belum memenuhi target.

“Prioritas kami adalah memastikan hilirisasi produk pertanian di berbagai sektor yang kami naungi sampai ke masyarakat. Jika biasanya produk hanya terjual di pasar tradisional, kini kami upayakan agar bisa menembus pasar modern dan ritel,” ujar Retno saat ditemui di kantornya, Selasa (24/2/2026).

Plt Sekretaris Distan Banjar, Retno Sri Muwarni. foto: Haris Pranata (ricek.id)

Menurut Retno, ada beberapa faktor yang menyebabkan target kinerja sebelumnya tidak tercapai, di antaranya:

  • Faktor Iklim: Cuaca ekstrem dan bencana alam seperti banjir.
  • Pola Tanam: Jadwal tanam yang tidak teratur akibat kendala cuaca.
  • Motivasi Petani: Menurunnya semangat petani akibat fluktuasi harga jual.

“Semua hal itu saling berhubungan. Ketika harga jual turun, motivasi petani ikut menurun. Pola tanam yang berantakan karena iklim juga berdampak langsung pada hasil dan nilai jual,” jelasnya.

Melalui program hilirisasi, Distan Banjar berharap nilai jual produk pertanian meningkat sehingga kesejahteraan petani lebih terjamin. Retno memberikan contoh konkret mengenai inovasi yang diharapkan muncul dari para petani.

“Kami ingin petani menjadi pengusaha tani. Contohnya saat momen Ramadhan ini, ada petani yang mengemas beras dalam bentuk paket zakat fitrah siap saji. Inilah bentuk hilirisasi yang ingin kami capai agar nilai tambahnya dirasakan langsung oleh mereka,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

TP Posyandu Kabupaten Banjar Bina 20 Desa Pilot Project Pelayanan 6 SPM

16 September 2026 - 19:12 WIB

Dorong Penguatan Sektor Pertanian, Bupati Banjar Kukuhkan KTNA 2026–2031

16 September 2026 - 19:09 WIB

TP PKK Banjar Raih Juara I Yel-Yel Jambore Kader PKK Kalsel 2026

16 September 2026 - 19:06 WIB

Desa Pekauman Ajak Warga Hidupkan Budaya Cek Kesehatan

16 September 2026 - 13:43 WIB

Bentuk Destana, 50 Warga Desa Teluk Selong Ulu Jadi Garda Awal Bencana

15 September 2026 - 19:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL